Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Pemprov Papua Tengah Kukuhkan 40 Paskibraka, Wagub Deinas : Tampilkan yang Terbaik dan Memukau pada Puncak HUT ke-81 RI di Nabire

0

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi mengukuhkan 40 putra-putri terbaik daerah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Sabtu (15/8/2026).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelatih, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Dalam arahannya, Deinas menyampaikan dukungan penuh sekaligus menaruh harapan besar agar seluruh anggota Paskibraka mampu menyelesaikan tugas negara pengibaran Sang Merah Putih dengan sempurna.

“Selamat atas pengukuhannya. Pemerintah provinsi mendukung penuh dan berharap adik-adik sekalian dapat menyelesaikan tugas negara ini dengan lancar. Tampilkan yang terbaik dan memukau pada puncak HUT ke-81 RI di Nabire,” ujar Deinas.

Anggota Paskibraka yang dikukuhkan terdiri dari 25 putra dan 15 putri terpilih yang mewakili tujuh kabupaten di wilayah Papua Tengah, yakni Mimika, Nabire, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

Sebelum dikukuhkan, para pemuda terbaik daerah tersebut telah mengikuti pemusatan latihan intensif sejak 3 Agustus 2026. Pembinaan melingkupi kedisiplinan dan ketahanan fisik dengan melibatkan unsur Korem 173/Praja Vira Braja, Polda Papua Tengah, serta PPI.

Pengukuhan ini menandai kesiapan penuh Paskibraka Papua Tengah untuk mengemban amanah pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.

(Red)

Jelang HUT Ke-81 RI, ORARI Nabire Gelar Indonesia Award 2026 : “Mari Jalin Persaudaraan Tanpa Batas”

0

Globalpapua.id, NABIRE — Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Nabire menggelar ajang Nasional Indonesia Award 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81. Mengusung tema “Bersatu Dalam Gelombang, Berkomunikasi Tanpa Batas Untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini mengudara sejak 10 Agustus 2026 pukul 00.00 UTC hingga 20 Agustus 2026 pukul 23.59 UTC. Sabtu (15/8/2026).

Ketua ORARI Lokal Nabire, Andriyanto J. Madyo Sawo (YB9XBQ), menyampaikan bahwa ajang ini dirancang untuk menggiatkan aktivitas frekuensi amatir sekaligus mengokohkan semangat kebangsaan.

“Mari kita ramaikan band amatir, jalin persaudaraan, dan tebarkan semangat kemerdekaan melalui gelombang radio. ORARI bersatu, berkarya, mendunia,” ujarnya.

Pengoperasian stasiun khusus (Special Event Station) ini didukung empat operator lokal, YH9UA, YH9XF, YH9YE, dan YH9UR, yang mengudara melalui HF All Band dengan moda SSB dan Digital menggunakan stasiun aktivator bernomor panggil 8G81PA.

Wakil Ketua ORARI Lokal Nabire, Jerry Katu’uk (YB9XFU), menjelaskan bahwa perhelatan skala nasional ini merupakan agenda tahunan yang digagas ORARI Pusat untuk memperingati kemerdekaan Indonesia. Ajang tersebut diikuti oleh 38 kota dan seluruh ORARI Lokal di Indonesia. Kegiatan ini telah dihadiri oleh Sekretaris ORARI Daerah Papua Dedy Noval (YB9YBB).

Jerry menekankan bahwa di era milenial saat ini, pengoperasian radio telah bersinergi dengan perangkat lunak seperti laptop.

“Indonesia Award 2026 ini mengajak seluruh anggota ORARI secara nasional, terutama di tingkat lokal, untuk berperan serta aktif. Kami berharap stasiun radio amatir dapat dimaksimalkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah,” kata Jerry.

Sementara itu, Sekretaris ORDA Papua, Dedy Noval (YB9YBB), menegaskan keberadaan stasiun perwakilan di Papua yang berpartisipasi dalam ajang tahunan ini. Menurutnya, sebanyak 35 club station event atau aktivator bergerak serentak di seluruh wilayah nusantara.

“Untuk wilayah Papua, kami mengudara dengan tanda panggil khusus (special call sign) seperti Eight Alpha Eighty One Alpha (8A81A), Eight Alpha Eighty One Golf (8A81G), dan Eight Alpha Eighty One Papa Alpha (8A81PA), sedangkan daerah lain memiliki sebutan yang berbeda,” ungkap Dedy.

Ia menambahkan bahwa ORDA Papua mengimbau seluruh jajaran pengurus dan anggota di tingkat lokal untuk berpartisipasi aktif sebagai sarana pembinaan keanggotaan.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ketua ORARI Nabire, Andriyanto J. Madyo Sawo, memanjatkan doa dan harapannya agar seluruh insan amatir radio terus menjaga persaudaraan tanpa akhir, mempererat komunikasi tanpa batas, serta membawa ORARI semakin solid dan berkarya demi kejayaan Indonesia yang sejahtera dan berdaulat.

(Alvi)

Kendalikan Inflasi di Papua Tengah, Risusanti : “GPM Bantu Warga dan Petani Lokal”

0

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Bandara Lama, Nabire, Sabtu (15/8/2026).

Langkah ini ditempuh sebagai bentuk aksi nyata daerah dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah memfasilitasi penjualan komoditas pangan pokok dengan harga subsidi di bawah harga pasar guna meringankan beban ekonomi warga.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan primer dengan harga terjangkau, pasar murah ini diselenggarakan untuk memfasilitasi para distributor dan petani lokal dalam memasarkan hasil pertanian mereka secara langsung.

Plt. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah, Risusanti Samosir, menegaskan bahwa program intervensi ini juga menyasar dampak cuaca ekstrem.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu dari sembilan langkah pengendalian inflasi, sekaligus upaya kami mengatasi dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan di Papua Tengah,” ujar Risusanti.

(Alvi)

Pemprov Gandeng Ketahanan Pangan Gelar Pasar Murah Sambut HUT Ke-81 RI, Monikem : “Langkah Kurangi Dampak El Nino”

0

Globalpapua.id, NABIRE— Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Bandara Lama, Nabire, Sabtu (15/8/2026).

Langkah ini ditempuh untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus sebagai strategi daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas pasokan pangan.

Berbagai bahan pangan pokok seperti beras SPHP, bawang, cabai, telur, hingga daging sapi disediakan dengan harga subsidi di bawah harga pasar. Pelaksanaan pasar murah ini melibatkan 12 pemasok dan distributor resmi serta menggandeng para peternak lokal.

Kehadiran program ini menjadi intervensi nyata pemerintah daerah untuk membantu menjaga daya beli warga dari ancaman gagal panen dan kekeringan

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Monikem, S.Sos., M.AP., menegaskan prioritas utama dari kegiatan tersebut di tengah perubahan iklim.

“Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan sebagai upaya mengurangi dampak El Nino yang memicu kemarau panjang dan merusak tanaman petani,” tegas Monikem.

(Alvi)

Malam Menjelang HUT RI Ke-81, Wartawan Patroli News Abdul Rahim Merayakan Ulang Tahun Ke-43 Bersama Insan Pers Nabire

0

Globalpapua.id, NABIRE (Papua Tengah) – Suasana penuh rasa syukur dan semangat patriotisme menyelimuti perayaan ulang tahun Bapak Abdul Rahim yang ke-43. Momen pertambahan usia wartawan Patroli News tersebut terasa kian istimewa karena dirayakan bersama rekan-rekan insan pers pada Minggu (16/8/2026) malam, bertepatan dengan euforia menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara syukuran yang digelar di kawasan Samabusa, Nabire, Papua Tengah, berlangsung hangat dan penuh keakraban. Hadir dalam perayaan tersebut puluhan wartawan dari berbagai media lintas platform di Nabire, bersama kerabat dekat dan warga sekitar. Dekorasi bernuansa merah-putih turut menyemarakkan lokasi acara, memadukan kebahagiaan pribadi dengan rasa cinta tanah air di bumi Cenderawasih.

Dalam sambutannya, Abdul Rahim mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas berkah umur dan kesehatan hingga menginjak usia 43 tahun. Sebagai jurnalis yang aktif mengawal informasi publik, ia menyampaikan harapan agar di usia yang semakin matang ini dapat terus berkarya secara profesional, menjaga kebersamaan sesama jurnalis, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

“Genap berusia 43 tahun pada malam menjelang peringatan HUT RI ke-81 dan dirayakan bersama teman-teman wartawan menjadi pengingat yang sangat berkesan. Kemerdekaan bangsa ini diraih dengan perjuangan, dan sebagai insan pers, solidaritas serta semangat itu harus terus menyala dalam menyampaikan kebenaran, menjaga kondusivitas, dan mengabdi untuk masyarakat, khususnya di Papua Tengah,” ujar wartawan Patroli News tersebut.

Perwakilan awak media yang hadir juga turut memberikan ucapan selamat, doa, serta apresiasi atas dedikasi dan solidaritas Abdul Rahim selama bertugas di lapangan. Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama untuk keselamatan keluarga, solidaritas pers, dan kedamaian Indonesia, yang dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Kemeriahan malam di Samabusa itu ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama antar-jurnalis, memancarkan kehangatan persaudaraan yang erat di momen bersejarah tersebut.

(Red)

PTS Nabire Soroti Kurangnya Fasilitas Bak Sampah di Sekitar Pantai Nabire, 55 Kg Sampah Terkumpul

0

Globalpapua.id, NABIRE — Komunitas Papua Trada Sampah (PTS) Nabire menggelar aksi pembersihan pantai (beach clean action) di Pantai Nabire. Sabtu (15/8/2026).

Aksi sosial yang dilaksanakan berkolaborasi dengan Youth Ocean Future ini merupakan bagian dari gerakan pembersihan sampah serentak di 34 provinsi se-Indonesia.

Mengusung slogan “Satu Pantai Bersih, Seribu Kehidupan Lebih Baik”, kegiatan ini didukung oleh Black Pearl Network Australia serta melibatkan relawan Peduli Sampah Nabire dan elemen masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dalam aksi peduli lingkungan tersebut, para relawan bergerak secara mandiri dan berhasil mengumpulkan total sampah sebanyak 55 kilogram dari kawasan pesisir.

Koordinator Lapangan PTS Nabire, Jerry Oliver Simunapendi, menegaskan bahwa persoalan sampah memiliki dampak besar terhadap ekosistem dan perubahan iklim sehingga membutuhkan penanganan serius dari seluruh pihak.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Permasalahan sampah dan pemanasan global itu berbanding lurus. Target utama kita saat ini adalah menguranginya terlebih dahulu, sebab untuk menghilangkannya secara total tentu membutuhkan proses,” tegas Jerry.

Aksi ini sekaligus menjadi momentum untuk menyoroti masih minimnya fasilitas kebersihan dari pemerintah daerah di area wisata Pantai Nabire.

Perwakilan dari Black Pearl Network Australia, Mina VidaViola Sarwom, menyindir ketiadaan bak penampungan yang memadai dan mendorong pemerintah untuk lebih peka.

“Laut adalah rumah bagi biota di dalamnya. Kami sangat berharap pemerintah dapat menyediakan tempat sampah di sekitar pantai, khususnya bagi para pedagang. Penyediaan tempat sampah terpilah sangat penting agar sampah warga dan pengunjung tidak lagi berserakan di mana-mana seperti saat ini,” pungkas Mina.

(Alvi)

KNPB Bantah Isu Pengibaran Bintang Kejora dalam Aksi Damai 15 Agustus di Nabire

0

Globalpapua.id, NABIRE — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Meepago menggelar aksi unjuk rasa bertepatan dengan peringatan Perjanjian New York 15 Agustus 1962. Dalam penyataan sikap yang disampaikan melalui baliho dan seruan aksi di Nabire, pihak penanggung jawab menegaskan bahwa gerakan ini difokuskan pada isu krisis kemanusiaan serta penegakan ruang demokrasi. Jumat (14/8/2026).

Penanggung jawab aksi, Ando Douw, mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban umum dan mematuhi tata tertib selama kegiatan berlangsung, termasuk larangan keras membawa senjata tajam maupun mengonsumsi minuman beralkohol.

Aksi tersebut secara khusus menyoroti dampak historis Perjanjian New York yang dinilai tidak melibatkan masyarakat Papua secara langsung dalam proses perundingannya.

Ando Douw menyatakan bahwa penyampaian aspirasi ini ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berpartisipasi secara damai dan berbudaya.

“Dalam aksi dan juga imbauan yang sudah kami keluarkan, kami melarang keras warga yang mengonsumsi minuman beralkohol serta siapa pun yang membawa alat tajam untuk bergabung. Kami mengimbau masyarakat untuk dapat berpartisipasi sesuai dengan budaya dan pakaian adat masing-masing,” ujar Ando Douw.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KNPB Nabire, Sadrak Kudiai, menepis berbagai isu miring yang beredar di tengah masyarakat, terutama mengenai spekulasi rencana pengibaran simbol-simbol tertentu. Sadrak mengimbau seluruh warga di Nabire, baik masyarakat asli maupun pendatang, agar tidak terprovokasi oleh isu liar tersebut.

“Ada isu yang menyebar bahwa akan ada pengibaran bendera Bintang Kejora atau bendera lain. Kami tegaskan itu tidak ada dalam agenda kami. Apabila ada hal tersebut, itu di luar tanggung jawab KNPB. Aksi ini bukan untuk membedakan suku, ras, atau asal-usul, melainkan aksi kemanusiaan dan penegakan demokrasi yang menjamin kenyamanan bersama di Nabire,” tegas Sadrak Kudiai.

(Alvi)

GAMKI dan BMP RI Nabire Ajak Pemuda Ikut Lomba Esai HUT Ke-81 RI : Dari Nabire, Nyalakan Semangat Kebangsaan Lewat Karya

0

Globalpapua.id, NABIRE — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 yang mengusung semangat “81th Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Tim Caretaker Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Nabire menyelenggarakan Lomba Menulis Esai secara gratis dengan total hadiah mencapai Rp10.000.000,00. Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan Membangun Generasi Papua Tengah yang Cerdas, Nasionalis, Kreatif, Bersaing dan Berakhlak”, ajang ini menyediakan lima subtema strategis, yaitu Pendidikan, Sosial Budaya, Lingkungan, Ekonomi, serta Infrastruktur. Jumat (14/8/2026).

Perlombaan terbuka untuk peserta individu maupun kelompok (maksimal dua orang) dari kalangan siswa aktif SMA/sederajat dan mahasiswa (D3/D4/S1). Pendaftaran serta pengiriman karya berlangsung pada 13–17 Agustus 2026, dilanjutkan proses penilaian pada 14–18 Agustus 2026, serta diakhiri dengan Seminar Wawasan Kebangsaan, Pengumuman, dan Penyerahan Hadiah pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Aula RRI Nabire.

Setiap karya yang dikirimkan harus bersifat orisinal, bebas dari unsur SARA, kekerasan, atau pelanggaran hukum, ditulis menggunakan bahasa Indonesia (atau Inggris) yang baik dan benar sesuai kaidah EYD dengan panjang 1.500 hingga 2.000 kata (format kertas A4, font Times New Roman ukuran 12, dan spasi 1,5), di mana para pemenang (Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1 dan 2) masing-masing akan menerima medali beserta uang pembinaan.

Ketua Tim Caretaker DPC GAMKI Nabire, Papua Tengah, Yusuf Simbiak, menegaskan bahwa kegiatan ini digagas sebagai wadah nyata bagi generasi muda di Papua Tengah untuk menyampaikan gagasan, pemikiran, dan kritik konstruktif mengenai pembangunan daerah.

“Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Tim Caretaker Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Nabire menyelenggarakan Lomba Menulis Esai dengan mengangkat tema ‘Semangat Kemerdekaan Membangun Generasi Papua Tengah yang Cerdas, Nasionalis, Kreatif, Berdaya Saing dan Berakhlak’.

Kegiatan ini kami gagas sebagai salah satu ruang bagi generasi muda, khususnya di Papua Tengah, untuk menyampaikan gagasan, pemikiran, dan kritik konstruktif mengenai pembangunan daerah melalui tulisan. Kami ingin momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang mendorong anak muda untuk berpikir kritis, kreatif, dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan Papua Tengah. Karena menurut kami, kemerdekaan juga berarti ketika generasi muda diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan ikut menentukan masa depan daerahnya,” ujar Yusuf Simbiak.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC Barisan Merah Putih (BMP) RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani, turut mengimbau seluruh masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk menyukseskan kegiatan kolaborasi bersama GAMKI Nabire ini. Ia menegaskan agar generasi muda memanfaatkan fasilitas pendaftaran gratis ini sebaik-baiknya untuk menyampaikan gagasan kritis pada subtema pendidikan, sosial budaya, lingkungan, ekonomi, dan infrastruktur.

Menurutnya, pemuda Papua Tengah harus tampil sebagai subjek aktif dan kontributor nyata pembangunan daerah, bukan sekadar objek. Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah, gereja, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Nabire untuk memberikan dukungan penuh.

“Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, gagasan, dan kontribusi nyata. Dari Nabire, dari Papua Tengah, kita ikut membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkas Permenas.

(ALVI)

Tiba di Puncak Pasca Pembakaran Kantor oleh OTK, Gubernur Meki Tegaskan ” Perusakan Fasilitas Publik Hanya Memperlambat Pembangunan “

0

Globalpapua.id, ILAGA – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, memimpin rapat koordinasi darurat di Aula Negelar, Ilaga, pasca-aksi pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak. Usai meninjau reruntuhan Kantor Bupati dan DPRK Puncak bersama jajaran Forkopimda, Meki menyayangkan perusakan aset daerah yang berdampak langsung pada kelumpuhan roda pemerintahan. Jumat (14/8/2026).

“Fasilitas ini dibangun untuk melayani rakyat. Jika dirusak, kinerja kabupaten terhenti dan masyarakat yang paling dirugikan. Jangan main-main soal pelayanan,” tegas Meki sembari memastikan Pemprov Papua Tengah hadir mendampingi Pemkab Puncak.

Amuk massa akibat polemik penyaluran Dana Desa pada Selasa lalu tersebut menghanguskan gedung vital dan menghentikan pelayanan publik di Ilaga. Dalam rapat terpadu, pemerintah menyepakati tiga langkah cepat : inventarisasi kerusakan, pemanfaatan ruang kerja sementara, serta penyelesaian masalah Dana Desa secara transparan.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menekankan pentingnya sinergi untuk memulihkan keadaan. “Seluruh elemen harus bersatu dan menahan diri agar gejolak serupa tidak terulang kembali,” ujar Wagub Deinas.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan komitmen percepatan rehabilitasi gedung dan pemulihan stabilitas keamanan di Puncak. Mengakhiri kunjungannya, Meki menyampaikan doa dan harapan agar daerah tersebut dapat segera bangkit dari trauma kerusuhan.

“Musibah ini ujian berat bagi kita semua. Saya berdoa agar Ilaga kembali sejuk dan damai, sehingga dari puing-puing kebakaran ini kita bisa membangun kembali pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Puncak,” tutup Gubernur Meki.

(Red)

Pasca pembakaran Kantor Pemerintahan di Puncak, Kapolda Rontini Tegaskan Kasus Diusut Sesuai Hukum

0

Globalpapua.id, ILAGA — Jajaran Kepolisian Daerah Papua Tengah bergerak cepat merespons aksi pembakaran sejumlah kantor pemerintahan di Ilaga, Kabupaten Puncak, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini memimpin langsung kunjungan kerja ke lokasi kejadian bersama Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, dan Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak pada Jumat (14/8/2026).

Kedatangan rombongan pimpinan daerah ini bertujuan untuk menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabupaten Puncak sekaligus meninjau langsung puing-puing bangunan yang dibakar massa.

Setibanya di lokasi, Kapolda didampingi Kapolres Puncak AKBP Dominggos De F. Ximenes menyisir area terdampak, mengecek kesiapan personel pengamanan, serta memimpin konsolidasi guna mengantisipasi potensi potensi gangguan susulan, Langkah penegakan hukum pun langsung dijalankan secara intensif oleh aparat kepolisian.

Tim Inafis Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Tengah bersama Polres Puncak telah diturunkan ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta menginterogasi sejumlah saksi guna mengungkap aktor di balik kericuhan tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tokoh adat, agama, hingga pemuda, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat memperkeruh suasana.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan ini secara tuntas melalui jalur hukum.

“Kami datang untuk memastikan situasi keamanan di Puncak tetap kondusif sekaligus memastikan kasus pembakaran ini diusut sesuai hukum yang berlaku. Setiap tindakan yang melanggar hukum akan diproses secara profesional dan proporsional,” tegas Kapolda Jermias.

(Alvi))

MOST COMMENTED

- Advertisement -