Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Semarakkan HUT RI ke-81, Mantan Lurah Sanoba Pelopori Peringatan Kemerdekaan Bersama Warga

0

Globalpapua.id, NABIRE (Papua Tengah) — Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, nuansa penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan menyelimuti Kampung Sanoba, Kabupaten Nabire. Mantan Lurah Sanoba periode 1992–1997 Donatus Sembor memelopori serangkaian kegiatan pesta rakyat untuk menghidupkan kembali euforia kemerdekaan di tengah masyarakat. Senin (17/8/2026)

Penggagas kegiatan sekaligus mantan Lurah Sanoba menceritakan kilas balik pengalamannya saat dilantik pada 26 Agustus 1992. Kala itu, ia bertugas merintis wilayah Sanoba di tengah masa pemekaran daerah. Meski dahulu fasilitas dan anggaran dana bantuan desa sangat terbatas, komitmen untuk menyatukan dan menyemarakkan bulan kemerdekaan setiap Juli hingga Agustus selalu rutin dijalankan bersama perangkat desa dan warga.

Donatus mengungkapkan keprihatinannya bahwa dalam beberapa tahun terakhir, makna perayaan kemerdekaan sering kali hanya dirasakan oleh kalangan pejabat atau terpusat di perkotaan. Warga di daerah pinggiran kerap kali luput dari kemeriahan tersebut. Oleh karena itu, momentum HUT RI ke-81 tahun ini dijadikan ajang untuk merangkul kembali seluruh lapisan masyarakat.”Ungkapnya”.

Berbagai kegiatan perlombaan digelar untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, di antaranya:

Lomba Sepak Bola Mini: Pertandingan olahraga antar-RT yang memanfaatkan lapangan setempat.

Lari Maraton: Kegiatan olahraga bersama bagi warga kampung.

Lomba Panjat Pinang: Disediakan dalam dua kategori, yakni pohon yang lebih pendek untuk tingkat remaja dan pohon yang lebih tinggi untuk dewasa.

Kerja Bakti & Kebersihan Lingkungan: Aksi gotong royong membersihkan area pemukiman warga.

Selain perlombaan, gerakan pembagian bendera Merah Putih juga dilakukan bagi warga yang kurang mampu. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap halaman rumah warga dapat mengibarkan Sang Saka Merah Putih sebagai simbol penghormatan atas perjuangan para pahlawan.

Melalui perayaan yang meriah dan inklusif ini, diharapkan semangat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan dapat terus tertanam kuat di sanubari warga Kampung Sanoba demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Septi)

Rayakan HUT Ke-81 RI di Moanemani, TNI-Polri Berbagi Sembako Ke Masyarakat

0

Globalpapua.id, DOGIYAI— Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kolaborasi tokoh adat, TNI-Polri, dan Forkopimda Kabupaten Dogiyai membagikan 300 paket sembako serta bendera Merah Putih kepada warga setempat, Senin (17/8/2026).

Aksi sosial yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Dogiyai dan dilanjutkan ke kawasan Pasar Ikebo, Moanemani, ini hadir sebagai wujud kepedulian nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan Papua Tengah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Kapolres, hingga Dandim 1705/Nabire. Kehadiran para pimpinan bersama tokoh adat di tengah kerumunan warga membawa suasana hangat sekaligus menjadi sarana untuk memupuk kembali nilai-nilai nasionalisme serta kebersamaan. Warga menyambut antusias deretan bendera yang dibagikan untuk segera dikibarkan di kediaman masing-masing.

Pengawalan kegiatan yang dikoordinasikan langsung oleh tokoh adat bersama Danramil 1705-04/Moanemani Kapten Inf Isak Yusuf Rumy ini berjalan aman dan kondusif hingga siang hari. Sinergi lintas elemen ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kestabilan keamanan serta mempererat ikatan persaudaraan di Kabupaten Dogiyai.

”Bukan cuma berbagi sembako, ini soal rasa saudara dan menjaga rumah kita bersama agar tetap damai serta kondusif,” ujar Danramil 1705-04/Moanemani Kapten Inf Isak Yusuf Rumy di sela-sela pembagian bantuan.

(Red)

MenHAM RI Natalius Pigai Kunjungi DPR Papua Tengah, Ini Pembahasannya

0

Globalpapua.id, NABIRE – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menggelar kunjungan silaturahmi ke Gedung DPR Papua Tengah yang dihadiri oleh pimpinan dewan, tokoh adat, Majelis Rakyat Papua (MRP), mahasiswa, hingga elemen masyarakat pada Senin Sore (17/8/2026).

Pertemuan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai isu krusial, mulai dari keberadaan pasukan non-organik, penanganan warga pengungsi, hingga dugaan pelanggaran HAM yang melibatkan pihak militer maupun Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Menanggapi hal tersebut, Natalius Pigai menegaskan pentingnya validitas informasi dalam penanganan masalah.

“Setiap laporan dan isu yang disampaikan harus disertai data serta bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan agar dapat ditangani secara fakta dan mekanisme hukum yang berlaku,” ujarnya.

Aspirasi yang diserap juga mencakup usulan evaluasi pendekatan keamanan, penambahan pasukan organik lokal, hingga permohonan mediasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan tokoh masyarakat dengan Presiden RI. DPR Papua Tengah berkomitmen untuk menampung seluruh masukan tersebut dan meminta pemerintah daerah segera menyiapkan data valid terkait penanganan warga terdampak konflik.

Selain itu, masyarakat adat beserta para aktivis didorong untuk terus mengawal kasus-kasus wilayah secara hukum. Kementerian HAM pun diharapkan dapat mengawal seluruh aspirasi ini ke tingkat pemerintah pusat guna memastikan tindak lanjut yang konkret.

Pembahasan dalam pertemuan ini menyimpulkan pentingnya penanganan isu HAM dan keamanan berbasis data yang akurat serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam proses advokasi hukum.

Harapannya, seluruh aspirasi yang telah ditampung dapat segera diteruskan ke pimpinan pemerintah pusat untuk menghadirkan evaluasi pendekatan keamanan, percepatan pembangunan yang damai, serta terwujudnya kesejahteraan dan rasa aman yang berkelanjutan di Tanah Papua.

(Alvi)

Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Nabire, MenHAM: “Jangan Hanya Dirasakan di Pusat Kota”

0

Globalpapua.id, NABIRE— Semangat kemerdekaan Indonesia diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga ke berbagai daerah, tidak hanya di pusat-pusat kota. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Upacara pengibaran bendera tersebut berlangsung di lapangan Gedung Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

MenHAM Natalius Pigai Dalam keterangannya setelah mengikuti upacara, narasumber menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan perlu dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

“Memang semangat upacara kemerdekaan itu harus dirasakan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak seharusnya hanya dirasakan di pusat-pusat kota seperti Jakarta. Oleh karena itu, seluruh pejabat dan masyarakat di berbagai daerah diharapkan dapat bersama-sama menjaga serta menyebarkan semangat kemerdekaan.

“Jangan hanya dirasakan di pusat-pusat kota seperti Jakarta,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kemerdekaan dapat terpancar dari Sabang sampai Merauke, termasuk di setiap provinsi, kabupaten, dan kota.

“Oleh karena itulah, seluruh pejabat maupun rakyat harus bersama-sama, agar api pilar kemerdekaan itu bisa terpancar dari Sabang sampai Merauke, di setiap sudut, setiap provinsi, setiap kabupaten dan kota,” tuturnya.

Ia menambahkan, semangat tersebut juga penting dirasakan terutama di wilayah-wilayah yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Peringatan Hari Kemerdekaan di Papua Tengah menjadi salah satu momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan serta memastikan nilai-nilai kemerdekaan dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

(Alvi)

Kado HUT ke-81 RI Untuk Papua Tengah, Pemprov Luncurkan Penerbangan Subsidi

0

Globalpapua.id, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program penerbangan subsidi bagi masyarakat di sejumlah wilayah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Peluncuran berlangsung di Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, dan turut dihadiri Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, serta unsur Forkopimda dan jajaran TNI-Polri.

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Negara ini perlu hadir untuk menjamin rakyatnya di atas tanah ini,” ujar Gubernur Papua Tengah.

Ia menjelaskan, subsidi penerbangan mencakup rute Nabire–Mulia, Nabire–Ilaga, dan Nabire–Sugapa dengan frekuensi tiga kali penerbangan pulang-pergi setiap pekan. Selain itu, tersedia penerbangan menuju Enarotali dan Waghete masing-masing dua kali.

Program tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir 2026 melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan PT AMA (Associated Business Aviation).

Menurutnya, penerbangan subsidi merupakan bagian dari percepatan pembangunan dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam membuka akses transportasi antarkabupaten.

“Kita mempermudah transportasi dari kabupaten ke ibu kota provinsi dan begitu juga kembali ke kabupaten,” katanya.

Selain penerbangan subsidi, Gubernur Papua Tengah juga menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah, di antaranya pendidikan gratis yang telah menjangkau sekitar 58 ribu anak sekolah, pembiayaan pendidikan bagi 6.000 mahasiswa, serta pembiayaan bagi 1.800 guru untuk memperoleh sertifikasi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan mereka.

Ia berharap program penerbangan subsidi dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik dan membantu memperlancar aktivitas serta pembangunan di Papua Tengah.

(Alvi)

Upacara HUT ke-81 RI di Nabire Berlangsung Khidmat dan Kondusif

0

Globalpapua.id, NABIRE – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Papua Tengah berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (17/8/2026).

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara turut dihadiri Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pejabat pemerintah daerah, serta tamu undangan.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan dan masuknya inspektur upacara ke lapangan. Prosesi dilanjutkan dengan penghormatan, pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, Pembukaan UUD 1945, amanat inspektur upacara, dan doa.

Pengibaran bendera dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dengan Florencia Deanatalia Itaara sebagai pembawa baki, Emanuel Yoseph Sarkol sebagai pengibar bendera, Allipin Berlian Tenouye sebagai pengerek bendera, dan Levalier D.M. Hamadi sebagai pembentang bendera.

Upacara dipimpin Letnan Kolonel Arofan Nurul Wahyudi selaku komandan upacara, Mayor Infantri Winardy sebagai perwira upacara, serta Baharudin Tarik Akbar sebagai Komandan Kompi Paskibraka.

Selain upacara, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Papua Tengah juga diisi sejumlah kegiatan pelayanan masyarakat, di antaranya pemberian remisi bagi warga binaan pemasyarakatan, penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta peluncuran penerbangan subsidi.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan kemerdekaan sekaligus bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Papua Tengah.

(Red)

Peringatan HUT Ke-81 RI: Pemprov Papua Tengah dan MenHAM Hadirkan Kado Layanan Kesehatan serta Transportasi Gratis

0

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, eks Bandara Lama Nabire.

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bertindak sebagai Inspektur Upacara didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, serta dihadiri jajaran Forkopimda dan TNI-Polri. Senin (17/8/2026).

Rangkaian pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka berjalan sukses hingga persiapan penutupan pada sore hari, dengan suasana makin istimewa berkat kehadiran Menteri Hak Asasi Manusia RI Natalius Pigai dan Menteri Hukum RI.

Kehadiran jajaran menteri kabinet di Nabire menjadi simbol kuat keterikatan dan perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Usai seremoni kenegaraan yang dimeriahkan atraksi drum band dan tarian adat lintas suku, Menteri HAM RI Natalius Pigai mengapresiasi semangat persatuan masyarakat Papua Tengah.

“Kehadiran kami menegaskan komitmen negara bahwa rasa keadilan, pemenuhan hak asasi manusia, dan pemerataan pembangunan harus benar-benar diwujudkan secara nyata hingga ke kawasan pedalaman Papua,” tegas Natalius.

Memaknai momentum HUT ke-81 RI, Gubernur Meki Nawipa langsung meluncurkan tiga program strategis sebagai aksi nyata pelayanan publik bagi masyarakat Papua Tengah. Program tersebut mencakup penerbangan perintis bersubsidi untuk menembus isolasi wilayah, penguatan kebijakan sekolah gratis, serta perluasan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui program “Ko Harus Sehat”.

“Kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh warga pedalaman bisa menikmati akses berobat gratis, pendidikan tanpa biaya, dan mobilitas transportasi yang mudah,” pungkas Meki Nawipa.

(Alvi)

Dialog di Nabire : MenHAM Natalius Pigai Tegaskan Komitmen Kedamaian dan Pembangunan Papua Tengah

0

Globalpapua.id, NABIRE – Menteri Hak Asasi Manusia (Menham) RI, Natalius Pigai, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menciptakan suasana damai sekaligus memacu pembangunan infrastruktur dan hukum di wilayah Papua Tengah. Usai menggelar dialog internal bersama Penjabat Utama (PJU) Pemprov Papua Tengah di Kantor Gubernur, Menham menekankan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci utama agar masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dalam suasana riang gembira.

“Tujuannya untuk menciptakan kedamaian dan suasana yang aman menyambut 17 Agustus supaya kita semua riang dan gembira. Kita bertukar pikiran untuk menyambut 17 Agustus sekaligus bertukar informasi tentang pembangunan di seluruh Papua.”

Natalius Pigai Menegaskan, Selain fokus pada kondusivitas wilayah, dialog bersama PJU Pemprov Papua Tengah tersebut menghasilkan sejumlah rencana strategis terkait penguatan penegakan hukum dan penanganan pengungsian warga :

1. Dorong Pembentukan Kejaksaan Tinggi di Papua Tengah: Menham menjelaskan perlunya pemetaan wilayah guna menambah Kejaksaan Negeri (Kejari) di daerah. Syarat pembentukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) membutuhkan minimal empat Kejari, sedangkan Papua Tengah saat ini baru memiliki dua (Kejari Timika dan Kejari Nabire). Pemerintah memetakan pembentukan Kejari baru untuk wilayah Paniai, Diyai, dan Dogiyai, serta satu Kejari gabungan untuk Puncak dan Puncak Jaya.

2. Integrasi dan Validasi Data Pengungsi Papua: Menham menegaskan bahwa negara mampu menata kembali permukiman dan memberikan jaminan hidup bagi warga yang terdampak konflik. Namun, validasi data dari pemerintah daerah hingga tingkat kampung sangat krusial agar bantuan tepat sasaran. Ia membandingkan penanganan bencana dan pengungsi di Indonesia yang diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia, seperti saat penanganan pascabencana di Aceh maupun penataan pengungsi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menham Natalius Pigai berharap agenda kunjungan kerjanya di Nabire dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemanusiaan. Kehadirannya di Nabire juga dalam rangka memenuhi undangan resmi untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026.

(Alvi)

Pemprov Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor Jelang HUT ke-81 RI, Gubernur Meki Ajak Warga Papua Tengah Bersatu dan Berkarya

0

Globalpapua.id, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Upacara Taptu dan Pawai Obor di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, hingga pelajar. Nyala api obor yang diusung para peserta menjadi simbol kobaran semangat perjuangan yang terus hidup sekaligus pengingat atas jasa para pahlawan bangsa. Minggu (16/8/2026).

Prosesi upacara berlangsung khidmat sebelum akhirnya Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa secara resmi melepas rombongan pawai obor. Para peserta kemudian melintasi sejumlah ruas jalan protokol di Kota Nabire dengan semarak, diiringi penampilan marching band dari siswa SMA Negeri 1 Nabire. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat tersebut mencerminkan kuatnya rasa nasionalisme serta kebersamaan dalam menyambut hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta mengisi kemerdekaan melalui kerja dan pengabdian nyata,” ujar Gubernur Meki.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong kontribusi konkret seluruh pihak demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, maju, dan sejahtera.

(Alvi)

Sambut Menteri HAM di Nabire, Wagub Deinas Geley : “Kunjungan Ini Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah”

0

Globalpapua.id, NABIRE -Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, tiba di Nabire, Provinsi Papua Tengah, dalam rangka melaksanakan rangkaian kunjungan kerja resmi. Kedatangan Menteri HAM disambut langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, serta Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan dan Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Provinsi Papua Tengah. Minggu (16/8/2026).

Dalam penjemputan tersebut, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menyampaikan apresiasi mendalam atas kedatangan Menteri HAM di wilayahnya.

“Kehadiran Bapak Menteri HAM di Nabire menjadi dorongan semangat bagi kami di daerah. Kunjungan ini sangat strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia berjalan selaras dengan percepatan pembangunan di Papua Tengah,” ujar Deinas Geley.

Selama agenda kunjungan kerjanya, Natalius Pigai dijadwalkan menggelar dialog intensif bersama jajaran Forkopimda Papua Tengah untuk membahas isu-isu strategis terkait pelaksanaan HAM.

Selain agenda diskusi formal, Menteri HAM juga dijadwalkan menghadiri dan mengikuti langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, pada Senin (17/8/2026).

(Red)

MOST COMMENTED

- Advertisement -