/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi membuka Kegiatan Sosialisasi dan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (RAD PAUD HI) di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (26/8/2026).

Langkah ini menjadi komitmen nyata pemprov dalam membangun fondasi kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak masa keemasan (golden age).

Agenda strategis yang didanai melalui hibah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah ini menghadirkan sekitar 50 peserta lintas sektor. Jajaran yang hadir meliputi perwakilan bupati, Bapperinda, OPD teknis dari delapan kabupaten, Pokja Bunda PAUD, serta pemateri dari Kemendikdasmen, Kemendagri, dan UNICEF.

Forum ini bertujuan menyelaraskan langkah serta merumuskan kebijakan partisipatif yang mencakup pemenuhan hak pendidikan, kecukupan gizi, pola pengasuhan, hingga perlindungan anak secara terpadu.

Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Viktor Fun, menyampaikan pentingnya keterpaduan program mengingat tantangan geografis dan akses layanan dasar yang belum merata di wilayah Papua Tengah. Dokumen perencanaan yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Kolaborasi bersama kementerian terkait dan UNICEF ini diproyeksikan dapat menghasilkan payung hukum serta regulasi daerah yang kuat, baik di level provinsi maupun delapan kabupaten.

Melalui keberlanjutan RAD PAUD HI, Pemprov Papua Tengah mendorong seluruh perangkat daerah untuk menanggalkan pola kerja ego-sektoral. Sinergi yang terukur ini menjadi pijakan bersama dalam mencetak generasi muda Papua Tengah yang sehat, cerdas, ceria, terlindungi, dan berdaya saing tinggi.

(Alvi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini