/2026/01/1767996508503-1.png"/>RDP Bahas Karhutla El Nino, Pemprov Papua Tengah Tegaskan: “Sinergi Bersama, Cegah Titik Api Baru”
/2026/01/1767996508503-1.png"/>Globalpapua.id, NABIRE — Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) intensif di Ruang AKD DPRPT.
Rapat koordinasi ini difokuskan untuk memantapkan strategi tanggap darurat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat cuaca ekstrem El Nino yang melanda wilayah Nabire, Paniai, Deiyai, hingga Puncak Jaya. Kamis (27/8/2026).
Hadir memimpin delegasi pemerintah daerah mewakili Gubernur Meki Fritz Nawipa, Asisten III Setda Papua Tengah Viktor Fun menyampaikan pesan kuat Pemprov untuk keselamatan lingkungan Papua Tengah:
“Kunci utamanya adalah kolaborasi. Melalui sinergi rapat dan aksi nyata bersama masyarakat, kita pastikan tidak ada lagi titik api baru di tanah Papua Tengah.”
Aksi Nyata Pemprov Papua Tengah di Lapangan:
1. Tim Gabungan Siaga 24 Jam: Personel BPBD, DLHKP, bersama TNI-Polri disiagakan penuh di posko dan jalur darat untuk penanganan cepat di area rawan.
2. Tembus Jalur Udara ke Titik Terpencil: Pemprov bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan maskapai penerbangan guna mengupayakan pemadaman udara (water bombing) ke kawasan pedalaman yang sulit dijangkau armada darat.
3. Edukasi & Pencegahan Mandiri: Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan demi melindungi udara bersih dan kesehatan bersama.
Melalui RDP ini, Pemprov Papua Tengah berharap koordinasi lintas sektor antara eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan semakin solid dalam memetakan serta mengeksekusi penanganan Karhutla di lapangan secara cepat dan efisien. Di saat yang sama, momentum ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan membebaskan Papua Tengah dari ancaman bahaya kabut asap.
(Alvi)





