Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) I Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua Tengah yang diselenggarakan di Kompleks Pondok Pesantren Darul Fikri, Gedung SMA Al-Madina, Nabire, Senin (3/8/2026).
Forum permusyawaratan tertinggi tingkat wilayah ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, merumuskan program kerja yang responsif terhadap kebutuhan umat, serta menegaskan peran NU sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan keberagaman di tanah Papua.
Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, yang diwakili oleh Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), H. Tumiran, mengapresiasi kontribusi historis Nahdlatul Ulama yang senantiasa konsisten mengusung ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang damai, moderat, dan membawa rahmat bagi seluruh alam. Menurutnya, kehadiran NU sangat krusial dalam merawat rajutan kebhinekaan suku, agama, dan budaya di provinsi baru tersebut.
“Nahdlatul Ulama diharapkan terus menjadi kekuatan yang menyejukkan, menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan menolak segala bentuk kekerasan serta perpecahan di Papua Tengah. Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tegas Gubernur Meki.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap PWNU Papua Tengah yang terbentuk dari konferwil ini mampu melahirkan kepengurusan serta program kerja yang inklusif, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui semangat “Merawat Jagat, Membangun Peradaban,” NU diharapkan dapat terus memperluas sinergi lintas sektor termasuk dengan pemerintah, TNI-Polri, lembaga keagamaan, serta masyarakat adat khususnya dalam memperkuat lembaga pendidikan pesantren, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pemanfaatan ruang digital secara bijak oleh generasi muda demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, damai, dan berkeadilan.
(Alvi)



















