Globalpapua.id, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah menyelenggarakan Uji Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level 1 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C pada 24–25 Juli 2026 di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Nabire.
Kegiatan yang diikuti 61 aparatur sipil negara dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Tengah, H. Tumiran, S.Sos., M.AP, mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa. Sabtu (24/7/2026).
Dalam sambutannya, Tumiran menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Sertifikasi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar agar setiap proses pengadaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Papua Tengah, Martinus Agapa, S.E., M.Ak., mengatakan uji kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengadaan sekaligus memastikan setiap pelaku pengadaan memiliki kompetensi sesuai standar nasional.
Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur juga menjadi langkah penting untuk mendukung pelaksanaan pengadaan yang efektif, efisien, terbuka, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap semakin banyak aparatur yang memiliki sertifikasi kompetensi sehingga mampu mengimplementasikan pengadaan barang dan jasa secara profesional serta mendukung pemberdayaan pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) melalui pemanfaatan produk lokal dan Katalog Elektronik.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengadaan yang inklusif, meningkatkan daya saing usaha lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.
(Alvi)



















