/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penanganan Dampak El Nino di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, pukul 17.00 WIT. Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Tengah, Silwanus Sumule, tersebut menghimpun seluruh pemangku kepentingan guna merumuskan langkah taktis penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penanganan krisis air yang kian meluas di wilayah Nabire. Minggu (23/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Resort Militer (Danrem) 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Vivin Alivianto, menyentil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire agar segera membangun kemandirian sarana pemadam kebakaran di daerahnya.

“Guna mengatasi kendala operasional ke depan, kami menyarankan Pemkab Nabire untuk membentuk tim dan armada pemadam kebakaran mandiri di tingkat daerah, agar tidak hanya bergantung pada unit milik pemerintah provinsi,” tegas Brigjen TNI Vivin Alivianto menyoroti mengeringnya kantong air dan keterbatasan armada di lapangan.

Menyikapi tingginya risiko akibat fenomena El Nino dan angin kencang, Pemprov Papua Tengah mengimbau masyarakat untuk menghentikan praktik membakar lahan serta mengaktifkan kembali pengawasan lingkungan di tingkat kampung.

Di samping penindakan fisik, media massa diharapkan mengambil peran aktif sebagai sarana edukasi publik guna menyebarkan informasi dampak cuaca ekstrem El Nino, demi meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam mencegah potensi karhutla sejak dini.

(ALVI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini