Kamis, Oktober 8, 2026
Google search engine

​Gerak Cepat Polsek Nabire Kota Tangani Laporan Dugaan Gantung Diri di Siriwini

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼.𝙄𝘿,Nabire (Papua Tengah)– Profesionalisme dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Polsek Nabire Kota. Menanggapi laporan warga terkait dugaan peristiwa gantung diri di Kelurahan Siriwini, petugas langsung terjun ke lokasi hanya dalam hitungan menit pada Kamis (19/2) dini hari.

​Peristiwa bermula ketika seorang warga berinisial RW mendatangi SPKT Polsek Nabire Kota sekitar pukul 04.45 WIT. Ia melaporkan bahwa adiknya, seorang pelajar berinisial RW (18), ditemukan dalam kondisi diduga gantung diri.

​Hanya berselang lima menit setelah laporan diterima, tim yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPTU F. Hendrik Ainusi bersama empat personel langsung meluncur ke lokasi kejadian (TKP).

​Setibanya di TKP pada pukul 05.00 WIT, petugas mendapati bahwa pihak keluarga telah mengevakuasi korban ke RSUD Nabire dengan harapan nyawa korban masih dapat tertolong. Tim kepolisian kemudian melakukan koordinasi intensif:

​Koordinasi Medis: Petugas segera bergeser ke RSUD Nabire untuk berkomunikasi dengan dokter jaga guna memastikan kondisi korban.

​Olah TKP: Polsek Nabire Kota bekerja sama dengan Unit Inafis Polres Nabire untuk mengamankan lokasi dan mencari bukti-bukti pendukung.
​Administrasi Hukum: Kepolisian telah menerbitkan surat permintaan Visum et Repertum (VER) sebagai bagian dari prosedur penyelidikan.

​”Kami bergerak cepat segera setelah menerima laporan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai prosedur, baik di lokasi kejadian maupun koordinasi dengan pihak rumah sakit,” ujar perwakilan Polsek Nabire Kota.

​Saat ini, pihak kepolisian telah melengkapi administrasi penyidikan dan melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan. Jenazah korban kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk proses persemayaman di rumah duka.

​Langkah cepat Polsek Nabire Kota ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan tanggap terhadap setiap kejadian yang menimpa masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Nabire.
(Red/Glob)

Estafet Kepemimpinan di Polres Nabire: Iptu Bogi Transtanto Resmi Nakhodai Sat Reskrim

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿​, NABIRE – Angin segar berhembus di tubuh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nabire. Dalam sebuah prosesi yang khidmat dan penuh semangat, jabatan Kasat Reskrim resmi berpindah tangan dari Iptu Habibi Cenderawasih Solosa kepada Iptu Bogi Transtanto Tunya pada Rabu (18/02/2026).

​Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, di Aula Wicaksana Laghawa. Momen ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan simbol keberlanjutan komitmen Polri dalam menjaga keamanan di tanah Papua Tengah.

​Penyegaran untuk Pelayanan Lebih Prima
​Dalam amanatnya, AKBP Samuel menekankan bahwa rotasi jabatan adalah “bahan bakar” bagi organisasi untuk terus bergerak maju.
​”Langkah ini adalah bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja institusi. Saya berharap pergantian ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan operasional kepolisian,” ujar Kapolres dengan tegas.
​Kapolres juga menitipkan pesan penting mengenai penegakan hukum yang berkeadilan dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) sebagai pilar utama tugas Sat Reskrim ke depan.

​Apresiasi untuk Dedikasi, Sambutan untuk Inovasi
​Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti aula saat Kapolres memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Iptu Habibi. Selama masa jabatannya, Iptu Habibi dikenal dengan pendekatan humanisnya yang berhasil menjaga stabilitas Kamtibmas di Nabire tetap kondusif.

​Kini, tongkat estafet berada di tangan Iptu Bogi Transtanto. Kapolres menginstruksikan “adaptasi kilat” agar ritme kerja Sat Reskrim tidak kendur dan langsung tancap gas melayani masyarakat.
​Tahapan Penting dalam Sertijab:
​Pembacaan Keputusan: Dasar hukum dari Kapolda Papua Tengah.

​Simbolis Jabatan: Pelepasan dan pemasangan tanda jabatan baru.
​Komitmen Tertulis: Penandatanganan berita acara serah terima sebagai bentuk tanggung jawab mutlak.

​Harapan Baru bagi Masyarakat Nabire
​Upacara yang dihadiri oleh Wakapolres, jajaran PJU, para Kapolsek, serta pengurus Bhayangkari ini diakhiri dengan jabat tangan hangat dan ucapan selamat. Dengan kepemimpinan baru di Sat Reskrim, masyarakat Nabire menaruh harapan besar pada penegakan hukum yang semakin transparan, tegas, dan tetap mengayomi.
​(Red/Glob)

​Kado Spesial dari Kapolri: SUV Tangguh untuk Keamanan Jantung Papua Tengah

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿​, Nabire (Papua Tengah)– Ada pemandangan baru di halaman Polres Nabire. Sebuah unit Toyota Fortuner gagah kini resmi memperkuat jajaran armada dinas. Kendaraan ini bukan sekadar fasilitas baru, melainkan hadiah langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi personel di tanah Papua.

​Bukan Sekadar Mobil, Tapi Bentuk Kepercayaan
​Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan suntikan semangat bagi seluruh jajarannya. Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (18/2/2026), beliau menekankan bahwa kendaraan ini akan dialokasikan untuk memperkuat mobilitas Satuan Samapta.

​”Bapak Kapolri memberikan apresiasi luar biasa bagi kami. Kendaraan ini akan memperkuat mobilitas agar kami bisa bergerak lebih cepat melayani masyarakat,” ujar AKBP Samuel dengan penuh syukur.

​Menaklukkan Medan, Mempercepat Layanan
​Mengingat geografis Nabire yang unik dan menantang, pemilihan unit SUV tangguh seperti Fortuner dinilai sangat tepat. Berikut adalah dampak positif yang diharapkan dengan hadirnya armada baru ini:
​Respon Cepat: Satuan Samapta kini memiliki sarana yang lebih mumpuni untuk menanggapi laporan warga dalam waktu singkat.

​Jangkauan Patroli Luas: Efektivitas patroli keamanan meningkat, memungkinkan polisi menjangkau area-area yang sebelumnya sulit diakses.
​Keamanan Terjamin: Kehadiran fisik petugas di lapangan diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang semakin kondusif.

​Tradisi Syukur Sebelum Bertugas
​Sebelum resmi mengaspal untuk menjaga kedamaian di “Bumi Cenderawasih”, unit ini telah didoakan bersama oleh jajaran Polres Nabire. Tradisi ini menjadi simbol harapan agar setiap tugas yang dijalankan membawa keberkahan dan keselamatan bagi personel maupun masyarakat.

​Langkah ini membuktikan bahwa Polri terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan hingga ke pelosok negeri, memastikan warga di Papua Tengah merasa aman dan terlindungi.
(Red/Glob)

Menuju Ramadan Damai: Kapolres Nabire Ajak Warga Sulap “Kota Emas” Jadi Simbol Harmoni

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿, ​Nabire (Papua Tengah) – Hangatnya semangat toleransi mulai menyelimuti Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., membawa pesan kesejukan yang mengajak seluruh warga untuk mempererat tali persaudaraan dan menjadikan momen ini sebagai fondasi kedamaian abadi di “Kota Emas.”

​Setelah sukses memastikan ketertiban lewat Operasi Keselamatan di pertengahan Februari, kepolisian kini beralih fokus pada pendekatan hati ke hati. Tujuannya satu: memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, merasakan suasana batin yang tenang dan harmonis.

​Keberagaman Adalah Kekuatan Utama
​Dalam pesannya, AKBP Samuel menekankan bahwa wajah asli Nabire adalah keberagaman yang saling melengkapi. Ia berharap masyarakat dapat menunjukkan wajah Nabire yang ramah, terutama dalam menghormati umat Muslim yang akan menunaikan ibadah puasa.

​”Mari kita jaga kebersamaan kita, kita jaga sinergisitas kita satu dengan yang lain, kita jaga harmoni kehidupan kita di Kabupaten Nabire ini,” ungkapnya dengan nada optimis (18/02/2026).siang.

​3 Pilar Kedamaian Ramadan di Nabire. Untuk mewujudkan Ramadan yang berkesan, Kapolres menitikberatkan pada tiga langkah nyata:
​Sinergi Tanpa Batas: Menggandeng tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat bukan sekadar sebagai mitra, tapi sebagai pelopor kedamaian di lingkungan masing-masing.
​Ruang Toleransi: Menciptakan lingkungan di mana ibadah dapat berjalan khusyuk tanpa mengganggu dinamika sosial masyarakat yang majemuk.
​Keamanan Berbasis Gotong Royong: Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama melalui kepedulian antar tetangga.

​Visi Papua Tengah yang Harmonis Harapannya, Ramadan kali ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Dengan kerja sama yang solid dari seluruh lapisan masyarakat, Nabire siap membuktikan diri sebagai contoh nyata di mana perbedaan justru menjadi pengikat persatuan di tanah Papua Tengah.
(Red/Glob)

Dorong Solusi Permanen, Kapolres Nabire Ajak Semua Pihak Percepat Regulasi Tambang Rakyat

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿, ​Nabire (Papua Tengah), – Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyelesaikan polemik pertambangan di wilayah Papua Tengah. Dalam pertemuan hangat bersama insan pers di Ruang Rapat Polres Nabire, Rabu (18/2/2026) siang

,Kapolres mengajak pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat untuk duduk bersama mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

​Menanggapi berbagai persepsi yang berkembang, Kapolres mengklarifikasi bahwa institusinya tetap tegak lurus pada aturan negara. Ia menegaskan bahwa Polri tidak pernah memberikan izin resmi, baik lisan maupun tulisan, untuk aktivitas tambang tanpa payung hukum.

​”Kami menjalankan kebijakan nasional sesuai arahan Presiden RI agar pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat nyata bagi rakyat melalui jalur yang sah secara hukum,” ujar AKBP Samuel.

​Ia juga secara rendah hati menyampaikan permohonan maaf atas adanya mispersepsi terkait komunikasi sebelumnya, menegaskan bahwa permintaan klarifikasi kepada media adalah prosedur standar untuk memastikan akurasi informasi, bukan bentuk intimidasi.

​Memahami kompleksitas di lapangan, Kapolres menyoroti adanya titik temu yang harus dicari antara Hak Ulayat dan Regulasi Pertambangan. Saat ini, banyak aktivitas tambang berjalan di atas tanah adat dengan izin dari pemilik ulayat, namun belum memiliki legalitas dari negara.

​Kondisi “abu-abu” ini, menurut Kapolres, berisiko memicu konflik horizontal antar warga dan praktik pungutan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, ia mendorong langkah konkret:
​Percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR): Mendorong Pemerintah Daerah untuk menyegerakan regulasi agar masyarakat bisa menambang dengan tenang dan sah.

​Pendekatan Edukatif: Polri dan TNI berkomitmen menjaga keamanan dengan cara-cara persuasif yang menghat.

​Dialog Terbuka: Mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menangani isu pertambangan.

​Harapan untuk Papua Tengah yang Stabil,
​Kapolres meyakini bahwa dengan adanya kepastian hukum, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan tertib tanpa dibayangi rasa takut atau potensi konflik.

​”Kita perlu duduk bersama. Dengan regulasi yang jelas, penertiban bisa dilakukan secara terukur dan masyarakat tidak dirugikan. Mari kita jaga stabilitas dan komunikasi demi kemajuan Papua Tengah,”pungkasnya.

Ajakan kolaborasi dan percepatan regulasi (IPR) untuk legalitas tambang rakyat. Sebagai ​Nada, Sejuk, solutif, dan terbuka terhadap kritik.
​Pesan Utama: Penegakan hukum berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak adat melalui jalur dialog.
(Red/Glob)

Sat Binmas Polres Nabire Gelar Pertemuan Koordinasi dengan FKPM Kalisemen

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼.𝙄𝘿, ​Nabire, (Papua Tengah), Semangat gotong royong dan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polres Nabire terus dipacu. Pada Rabu malam (11/02/2026), Sat Binmas Polres Nabire menghadiri pertemuan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat (FKPM) di Kampung Kalisemen SP 2 yang berlangsung hangat sekaligus produktif.

​Bertempat di kediaman Ibu Yeni A., pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Dirangkaikan dengan arisan rutin bulanan, acara ini menjadi wadah strategis untuk memetakan langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)

​Mewakili Kasat Binmas Polres Nabire, IPTU Ambrosius Manery, Kanit Binkamsa Aipda Usman B. hadir didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Nabire Barat, Aipda Frisca Irianti Manurung. Di hadapan Ketua FKPM Bapak Darimun dan 20 anggota lainnya, pihak kepolisian memberikan pesan-pesan penting:

​Jaga Kekompakan: Arisan rutin diharapkan menjadi pengikat persaudaraan antar warga.
​Toleransi Beragama: Pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekitar.
​Waspada Kriminalitas: Masyarakat diminta tetap sigap terhadap potensi pencurian, tawuran, hingga aksi begal.

​”Kami ingin FKPM menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing,” ujar Aipda Usman B.

​Poin-Poin Penting Hasil Pertemuan
​Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan nyata yang akan segera diimplementasikan, di antaranya:

​Kegiatan yang berakhir pada pukul 21.00 WIT ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan kondusif. Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara Polri dan masyarakat di Nabire bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata untuk menciptakan lingkungan yang aman, terutama menjelang bulan suci Ramadan 2026.
(𝙂𝙡𝙤𝙗/𝙍𝙚𝙙)

Pemerintah Maroko Luncurkan Program Komprehensif Bantuan Banjir

0

𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿, Rabat – Pemerintah Maroko telah memulai program khusus berskala besar untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir baru-baru ini di wilayah utara dan barat Kerajaan ini. Banjir yang dipicu oleh curah hujan luar biasa selama dua bulan terakhir telah menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah, usaha, dan lahan pertanian. Sebagai tanggapan terhadap bencana banjir tersebut, pihak otoritas telah mengerahkan seluruh departemen terkait untuk memastikan pelaksanaan langkah-langkah bantuan secara cepat dan efektif.

Program ini disusun dengan fokus pada dukungan finansial langsung, upaya rehabilitasi, dan pemulihan sektor pertanian. Keluarga yang terdampak akan menerima bantuan darurat hingga MAD 6.000, yang akan mulai didistribusikan minggu depan. Untuk mengakses bantuan ini, kepala keluarga harus mengirim pesan teks ke 1212 dengan mencantumkan nomor kartu identitas nasional elektronik serta tanggal lahir. Proses ini memungkinkan layanan terkait memverifikasi kelayakan dan mempercepat penyaluran bantuan.

Selain bantuan darurat, pemerintah juga menyediakan dana sebesar MAD 15.000 untuk rehabilitasi rumah dan usaha kecil yang rusak. Bagi keluarga yang rumahnya roboh akibat banjir, akan diberikan bantuan rekonstruksi sebesar MAD 140.000.

Komisi khusus akan melakukan survei di zona bencana untuk menilai kerusakan dan memastikan distribusi sumber daya secara transparan. Warga terdampak juga dapat mengajukan permohonan langsung kepada komisi tersebut untuk ditinjau sesuai regulasi yang berlaku.

Sektor pertanian, yang terdampak parah oleh banjir, mendapat dukungan khusus. Program tanam musim semi diluncurkan untuk membantu petani pulih lebih cepat. Inisiatif ini berfokus pada tanaman minyak, sereal, dan pakan ternak, dengan subsidi benih dan pupuk untuk mempercepat penanaman. Peternak juga akan terus menerima bantuan guna menstabilkan produksi dan menjaga mata pencaharian.

Program bantuan ini tidak hanya mencakup aspek finansial dan pertanian, tetapi juga menekankan pada evakuasi dan pemindahan warga dari zona bencana secara aman. Sumber daya logistik telah digerakkan untuk memastikan evakuasi dilakukan dengan kondisi terbaik.

Setelah situasi aman, keluarga yang mengungsi akan didukung untuk segera kembali ke rumah mereka. Pendekatan proaktif ini mencerminkan komitmen untuk meminimalkan gangguan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko lanjutan.

Program ini mencerminkan visi pemulihan yang menyeluruh, menggabungkan bantuan segera dengan rehabilitasi jangka panjang. Langkah-langkah yang diambil tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga membangun fondasi bagi pemulihan berkelanjutan. Dengan koordinasi lintas sektor – perumahan, usaha, pertanian, dan logistik -pemerintah berupaya memulihkan stabilitas dan ketahanan di wilayah terdampak. Inisiatif ini menegaskan komitmen untuk melindungi warga dan memastikan masyarakat dapat bangkit kembali dengan martabat dan rasa aman.

Melalui program ini, Maroko tidak hanya menanggapi bencana saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapan menghadapi tantangan di masa depan. Integrasi dukungan finansial, pemulihan pertanian, dan perencanaan logistik menunjukkan pendekatan holistik dalam manajemen bencana. Hal ini mencerminkan tekad untuk melindungi kehidupan, membangun kembali mata pencaharian, dan memperkuat ikatan sosial setelah menghadapi kesulitan.
(Tim/Red)

Wujudkan Kota Asri: Polres Nabire Gelar Aksi Bersih-Bersih Sampah di Pasar Oyehe

0

​GLOBALPAPUA. ID, Nabire (Papua Tengah)– Dalam upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih dan nyaman, jajaran Polres Nabire melaksanakan aksi kerja bakti pembersihan sampah di kawasan Pasar Oyehe, Jum’at, (6/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S. I. K, bersama Wakapolres, Kompol Dr. Pieter Kendek, Pejabat Utama (PJU), serta melibatkan sekitar 100 personel dari Polres dan Polsek jajaran.

​Aksi ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan seluruh kota di Indonesia asri dan bebas dari sampah.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama yang berjalan beriringan dengan tugas menjaga keamanan negara.

​Kapolres menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak akan berhenti di satu titik saja. Namun rencana tindak lanjut yang telah disusun, ​Selasa Mendatang, Fokus pembersihan akan dialihkan ke kawasan Pasar Kalibobo dan beberapa titik strategis lainnya bertepatan dengan jadwal olahraga rutin.

Untuk ​Area Pesisir, Rekan-rekan dari Polda Papua Tengah juga telah bergerak melakukan pembersihan di area pantai pada waktu yang bersamaan.

Pihak kepolisian terus berkoordinasi dan bahu-membahu dengan rekan TNI serta instansi terkait untuk memastikan jangkauan pembersihan yang lebih luas.

​​Melalui aksi ini, Polres Nabire berharap dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat, terutama para pelaku usaha dan warga yang beraktivitas di pasar, untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Harapannya, masyarakat yang datang berbelanja ataupun seluruh warga yang berada di Kota Nabire ini memperhatikan kebersihan kota. Sehingga kota menjadi asri dan nyaman bagi kita tinggali maupun untuk aktivitas lainnya,” ujar Kapolres dalam keterangannya.

​Meskipun saat ini upaya pembersihan belum bisa mencakup seluruh wilayah secara serentak, langkah kecil ini diharapkan menjadi pemicu bagi terciptanya budaya bersih di Kota Nabire.

(Red)

 

Sat Lantas Polres Nabire Gelar Operasi Keselamatan Noken, Bersama POM dan Dishub

0

GLOBALPAPUA.ID, Nabire (Papua Tengah), Satuan Lalu Lintas Polres Nabire bersama unsur Polisi Militer (POM) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire melaksanakan Operasi Keselamatan Noken 2026 pada Senin (02/02/2026) sore, pukul 16.00 WIT hingga 17.30 WIT. Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik strategis, yakni Traffic Light Pantai Nabire, Traffic Light Cendrawasih, Traffic Light Kusuma, dan kawasan Tugu Nabire Hebat.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Nabire IPTU Exaudio P. Raja Hasibuan, S.TrK., M.H., dengan sasaran pemeriksaan selektif terhadap pengendara dan pengemudi kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), dan roda enam (R6).

Pelaksanaan Operasi Keselamatan Noken 2026 bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Nabire.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas melakukan penindakan terhadap dua pelanggar lalu lintas melalui tilang, dengan barang bukti berupa dua unit kendaraan roda empat. Sementara itu, tidak ditemukan pelanggaran pada kendaraan roda dua maupun roda enam, serta tidak ada surat kendaraan yang diamankan.

Operasi Keselamatan Noken 2026 dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari, terhitung sejak tanggal 02 Februari 2026 sampai dengan 15 Februari 2026, dengan melibatkan unsur Polri, POM, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire, sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Nabire.

(Red)

Polsek Nabire Barat Respon Laporan Masyarakat Terkait Penemuan Mayat

0

GLOBALPAPUA.ID, Nabire, (Papua Tengah), Polsek Nabire Barat menerima laporan adanya penemuan sesosok mayat laki-laki berinisial (AP) di lokasi pengambilan material Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, senin (2/2/2026) Pagi

Laporan tersebut disampaikan oleh saksi kepada pihak kepolisian setelah korban ditemukan dalam keadaan tergeletak tanpa mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek warna abu-abu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Nabire Barat IPTU Bogi Transtanto, S.H. bersama anggota piket segera mendatangi tempat kejadian perkara. Setibanya di TKP, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Selanjutnya, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Nabire yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Habibi Cendrawasih Solosa, S.Tr.K., S.I.K., melaksanakan olah TKP dan pengumpulan barang bukti.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan patroli Polres Nabire ke RSUD Nabire untuk dilakukan visum. Dalam penanganan perkara tersebut, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan. Penanganan kasus penemuan mayat tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

(Red)

MOST COMMENTED

- Advertisement -