Kamis, Oktober 8, 2026
Google search engine

Sertijab PJU Polda Papua Tengah dan Kapolres Mimika, Kapolda Jermias : Jaga Soliditas dan Tingkatkan Profesionalisme

0

Globalpapua.id, Nabire – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolres Mimika di lingkungan Mapolda Papua Tengah, Nabire, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah. Senin (13/7/2026).

Dalam upacara tersebut, jabatan Kapolres Mimika secara resmi diserahterimakan dari AKBP. Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H. kepada AKBP. Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari mutasi personel Polri berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor KEP/925, KEP/927, dan KEP/928/VI/2026 tanggal 24 Juni 2026.

Selain Kapolres Mimika, Kapolda Papua Tengah juga memimpin serah terima jabatan sejumlah Pejabat Utama (PJU), yakni Irwasda Polda Papua Tengah, Dansat Brimob Polda Papua Tengah, dan Karo Rena Polda Papua Tengah.

Jabatan Irwasda Polda Papua Tengah kini diemban Kombes Pol. Dr. Wahyu Kuncoro, S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H. yang mendapat amanah baru sebagai Irwasda Polda Papua Barat.

Sementara itu, jabatan Dansat Brimob Polda Papua Tengah diserahterimakan dari Kombes Pol. Ahmad Nurman Ismail, S.I.K. kepada Kombes Pol. Sandi Sultan, S.I.K., M.H. Sedangkan jabatan Karo Rena Polda Papua Tengah kini dijabat Kombes Pol. Harlan Amir, S.E., Ak., M.M., menggantikan Kombes Pol. Muchamat Muchdori, S.I.K. yang mendapat penugasan baru sebagai Karo Rena Polda Sulawesi Utara.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengatakan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja institusi.

“Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat soliditas, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin optimal kepada masyarakat,” ujar Kapolda Rontini.

Kapolda Jermias juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polda Papua Tengah.

Kepada pejabat yang baru, ia berharap agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, membangun sinergi, serta melanjutkan program-program yang telah berjalan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan. Kepada pejabat yang baru, saya berharap dapat segera beradaptasi, bekerja dengan penuh integritas, menjaga kekompakan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Kapolda Jermias.

Upacara Sertijab berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penguatan organisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Papua Tengah, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

(Alvi)

Timsus Polda Papua Tengah Gerebek Sarang Curanmor di Nabire, Barang Bukti Disita dan 2 Terduga Pelaku Kabur

0

Globalpapua.id, Nabire – Tim Khusus (Timsus) Polda Papua Tengah menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus lokasi penyimpanan barang hasil kejahatan di Kelurahan Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Senin (13/7/2026).

Operasi yang dipimpin IPTU Fredrik E. Demetouw didampingi IPDA Michael Jackson Korwa itu berhasil mengamankan dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Lexi dan Honda Beat, beserta sejumlah barang elektronik, peralatan rumah tangga, dan perkakas yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian. Namun, dua terduga pelaku berinisial JP dan TD berhasil melarikan diri dengan melompati pagar seng di bagian belakang rumah saat petugas melakukan penggerebekan.

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga meminta keterangan seorang saksi perempuan yang berada di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, saksi mengaku baru tiba dari kampung dan tidak mengetahui aktivitas yang terjadi di rumah tersebut.

“Nama saya Yustina Ukago. Saya tinggal di Kaliboba bagian bawah. Saya datang bersama dua teman, salah satunya Juan Pekei, sedangkan satu orang lainnya saya kurang mengenalnya. Saya baru turun dari kampung sehingga tidak mengetahui persoalan ini,” ujar Yustina kepada penyidik.

Dari hasil pengecekan administrasi kendaraan, Yamaha Lexi diketahui terdaftar atas nama Toto Sarjono Sianipar, sedangkan Honda Beat atas nama Abraham Yohan Kaberi. Seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Nabire untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Timsus Polda Papua Tengah masih memburu JP dan TD serta mendalami asal-usul seluruh barang bukti yang ditemukan guna mengungkap kemungkinan keterkaitannya dengan sejumlah laporan pencurian di Kabupaten Nabire. IPTU Fredrik E. Demetouw menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap.

“Kami akan terus memburu para pelaku dan mengungkap jaringan pencurian yang ada. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah,” tegasnya.

(Red)

Buron Sejak Mei, Terduga Pelaku Curas Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Nabire

0

Globalpapua.id, Nabire – Tim Opsnal Satreskrim Polres Nabire berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial Tadius Nawipa di Jalan Perintis, Kelurahan Bumiwonorejo, Kabupaten Nabire, sekitar pukul 11.30 WIT. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi terkait aksi penjambretan yang terjadi di Jembatan Kali Nabire pada 30 Mei 2026. Dalam kasus tersebut, korban, seorang mahasiswi, kehilangan tas setelah dirampas oleh dua pelaku yang menggunakan sepeda motor saat melintas bersama orang tuanya. Senin (13/7/2026).

Kanit Opsnal Satreskrim Polres Nabire, Aipda Herianto N., S.E., mengatakan keberhasilan penangkapan merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan tim sejak laporan diterima.

“Saat tim melintas di Jalan Mandala dalam kegiatan patroli, kami melihat terduga pelaku dan langsung melakukan pembuntutan hingga berhasil mengamankannya di Jalan Perintis beserta kendaraan yang digunakan. Selanjutnya pelaku bersama barang bukti kami bawa ke Mapolres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Herianto.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy, satu unit telepon genggam, serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan aksi kejahatan, di antaranya parang, kunci modifikasi, dan perlengkapan lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui beraksi bersama dua rekannya yang kini masih dalam pengejaran. Polisi juga mengungkap sepeda motor yang digunakan merupakan hasil curian.

“Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap keterlibatan pelaku dalam kasus-kasus 3C lainnya di wilayah hukum Polres Nabire sekaligus memburu pelaku lain yang masih buron,” kata Aipda Herianto.

(Red)

FKUB Papua Tengah Dorong ASN Melayani Masyarakat dengan Iman demi Kemajuan Papua Tengah

0

Globalpapua.id, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menggelar Ibadah Oikumene ASN dan Non-ASN di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dengan mengusung tema “Muna-Muna Papeda (Dimana Saja Kita Melayani)” dan subtema “Bagi yang Letih Lesu dan Berbeban Berat Mari Datang kepada Tuhan Yesus” (Matius 11:28).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah ini menjadi wadah pembinaan rohani bagi aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN agar tetap mengedepankan nilai pelayanan, persatuan, serta penguatan iman dalam mendukung pembangunan daerah. Senin (13/7/2026).

Ketua FKUB Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, M.Pd, mengatakan tema ibadah tersebut dipilih karena sejalan dengan semangat Otonomi Khusus yang hadir untuk melindungi hak-hak Orang Asli Papua sekaligus menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, persoalan pembangunan, sosial, kesehatan, hingga keamanan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak yang disertai tuntunan Tuhan.

“Firman Tuhan mengajak setiap orang yang letih dan berbeban berat datang kepada-Nya. Papua masih menghadapi banyak tantangan, sehingga melalui ibadah ini kita memohon hikmat dan kekuatan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan Otonomi Khusus benar-benar membawa manfaat bagi orang Papua,” ujar Ignatius.

menambahkan, Ibadah Oikumene yang rutin dilaksanakan setiap bulan selama dua tahun terakhir merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama FKUB dalam memperkuat kehidupan rohani sekaligus menjaga kerukunan umat beragama. Ignatius berharap ASN maupun non-ASN tidak menjadikan ibadah sebagai rutinitas semata, melainkan mengimplementasikan nilai-nilai pelayanan dalam keluarga, masyarakat, dan lingkungan kerja.

“Pemerintah membangun melalui berbagai program, sedangkan para hamba Tuhan menopangnya dengan doa. Kami berharap seluruh ASN melayani masyarakat dengan iman demi mewujudkan Papua Tengah yang maju, damai, dan sejahtera,” tutup Ketua FKUB Papua Tengah.

(Alvi)

Pemprov Papua Tengah Gelar Ibadah Oikumene ASN dan Non ASN, Ini Pesan Ketua FKUB

0

Globalpapua.id, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Ibadah Oikumene bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (13/7/2026).

Ibadah mengusung tema “Muna-Muna Papeda: Di Mana Saja Kita Melayani” dengan subtema “Bagi yang letih lesu dan berbeban berat, marilah datang kepada Tuhan Yesus” yang mengacu pada Matius 11:28–30.

Ibadah diawali dengan doa pembuka dan penyampaian firman oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, M.Pd., serta doa syafaat dipimpin oleh Pdt. Hengkri Bonsapia, S.Th.

Dalam renungannya, Ketua FKUB Provinsi Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, M.Pd., menjelaskan bahwa Muna-Muna merupakan istilah dari bahasa suku Moni yang berarti musyawarah, berdiskusi, dan berdialog untuk mencari solusi bersama, sedangkan Papeda dimaknai sebagai Papua Penuh Damai.

Menurutnya, semangat tersebut harus menjadi dasar pelayanan setiap aparatur pemerintah agar tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi bekerja dengan penuh ketulusan bagi masyarakat.

“Setiap orang memiliki beban, tetapi Tuhan mengundang kita datang kepada-Nya untuk memperoleh kelegaan. Jadikan pelayanan sebagai panggilan, bukan sekadar kewajiban,” ujar Ignatius.

Ia berharap seluruh ASN di Papua Tengah senantiasa menjaga integritas, memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta menghadirkan pelayanan yang humanis demi mewujudkan Papua Tengah yang damai dan sejahtera.

Sementara itu, dalam doa syafaatnya, Pdt. Hengkri Bonsapia, S.Th., memohon penyertaan Tuhan bagi pembangunan Papua Tengah, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, serta pembangunan pusat pemerintahan provinsi di Karadiri II. Ia juga mendoakan terciptanya keamanan dan kedamaian di seluruh wilayah Papua Tengah agar masyarakat dapat hidup dengan tenteram. Menutup pesannya, Ketua FKUB mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk terus mengedepankan dialog, persaudaraan, serta semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Mari kita rawat persatuan, saling menghargai, dan bersama-sama membangun Papua Tengah yang penuh damai demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

(Alvi)

Kapolda Papua Tengah Cup IV Resmi Dimulai, 35 Tim Siap Bertarung

0

Globalpapua.id, TIMIKA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., resmi membuka Turnamen Mini Soccer Kategori Umum Kapolda Papua Tengah Cup IV Tahun 2026 di Goldstone Arena Mini Soccer, Kota Timika.

Turnamen yang diikuti 35 tim dari berbagai daerah di Papua Tengah ini memperebutkan total hadiah Rp116 juta, dengan juara pertama berhak membawa pulang Rp50 juta. Minggu (12/7/2026).

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, di Papua Tengah. Menurutnya, Mimika memiliki potensi besar melahirkan atlet berbakat yang perlu dibina secara berkelanjutan.

“Papua memiliki bakat alam yang luar biasa, tinggal dipersiapkan dan dibina dengan baik agar lahir pemain-pemain profesional,” ujar Jermias. Ia juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat persaudaraan.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut karena dinilai menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat persatuan.

“Turnamen ini menjadi wadah positif untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi olahraga, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” katanya. Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan olahraga agar lahir atlet-atlet berprestasi dari Mimika dan Papua Tengah.

(Red)

Polres Nabire Ringkus Terduga Pelaku Curanmor, Honda Genio Berhasil Diamankan

0

Globalpapua.id, Nabire – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIT, Tim Opsnal Satreskrim Polres Nabire berhasil mengamankan seorang terduga pelaku beserta satu unit sepeda motor hasil dugaan tindak pidana curanmor di Jalan Asrama Puncak Jaya, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari tindak lanjut laporan polisi terkait pencurian satu unit sepeda motor Honda Genio warna hijau yang terjadi di Jalan Suci, Kelurahan Sriwini, pada 12 November 2024. Saat melaksanakan penyelidikan dan patroli, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Opsnal Satreskrim Polres Nabire AIPDA Herianto N., S.E. mencurigai seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor dengan ciri-ciri sesuai laporan korban.

Petugas kemudian membuntuti kendaraan tersebut hingga berhasil menghentikan dan melakukan pemeriksaan. Dari hasil pengecekan, nomor identitas kendaraan sesuai dengan data sepeda motor yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial SP, satu unit sepeda motor Honda Genio yang diduga merupakan hasil curanmor, serta sejumlah barang milik terduga pelaku. Selanjutnya, yang bersangkutan bersama barang bukti dibawa ke Mako Polres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada penyidik Polsek Kota Nabire sesuai penanganan perkara.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR., mengatakan keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Nabire dalam merespons setiap laporan masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif.

“Polres Nabire akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat. Kami mengapresiasi kerja cepat personel di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan terduga pelaku dalam tindak pidana 3C lainnya, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Nabire.

Polres Nabire juga mengimbau masyarakat agar menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan serta segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Nabire.

(Red)

HMJ UPP PGSD Nabire Desak Evaluasi Penerimaan Mahasiswa dan Peningkatan Fasilitas Kampus

0

Globalpapua.id, Nabire – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) UPP PGSD FKIP Universitas Cenderawasih (Uncen) Kelas Nabire menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan pihak Universitas Cenderawasih terkait proses penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026. Jumat (10/7/2026).

Dalam pernyataannya, HMJ meminta agar 32 calon mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dari total 189 pendaftar dapat dievaluasi kembali, sekaligus mendesak pemerintah segera memenuhi kebutuhan fasilitas kampus serta tenaga pendidik di UPP PGSD Nabire.

Koordinator Lapangan, Matias Pigai, menegaskan bahwa keberadaan UPP PGSD Nabire memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga pendidik asal Papua yang siap mengabdi di daerah-daerah pedalaman.

“Kami meminta Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah segera berkoordinasi dengan Universitas Cenderawasih, khususnya FKIP, agar dilakukan evaluasi terhadap hasil seleksi dan 32 calon mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dapat dipertimbangkan kembali. Kami juga mendesak pemerintah segera memenuhi kebutuhan fasilitas kampus dan dosen di UPP PGSD Nabire agar proses pendidikan berjalan optimal,” ujarnya.

HMJ juga menilai persoalan keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar di kampus cabang bukan hanya terjadi di UPP PGSD Nabire, melainkan juga dialami sejumlah perguruan tinggi lain di Kabupaten Nabire. Karena itu, mereka mendorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk menghadirkan universitas negeri baru di wilayah tersebut sebagai solusi jangka panjang.

Menurut HMJ, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan tinggi, memperkuat kualitas pembelajaran, serta menjawab kebutuhan tenaga pendidik di Papua Tengah.

(Red)

Kapolda Papua Tengah Tutup Kapolda Cup Mobile Legends, Tim Mimika Siap Berlaga di Mabes Polri

0

Globalpapua.id, Nabire – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, secara resmi menutup Kapolda Cup Papua Tengah Turnamen Mobile Legends Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Penutupan turnamen berlangsung di Hotel Carmel Kalibobo, Nabire, Papua Tengah, dan dihadiri para Pejabat Utama Polda Papua Tengah, panitia pelaksana, peserta, serta komunitas e-sport. Jumat (10/7/2026).

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto, menyampaikan bahwa turnamen berlangsung selama tiga hari dan diawali dengan babak penyisihan di tingkat Polres Nabire dan Polres Mimika.

Sebanyak enam tim terbaik, yakni juara satu, dua, dan tiga dari masing-masing polres, kemudian dipertandingkan di tingkat Polda Papua Tengah untuk menentukan juara umum Kapolda Cup.

“Juara pertama turnamen ini akan mewakili Polda Papua Tengah pada Kejuaraan Mobile Legends tingkat Mabes Polri yang akan dilaksanakan pada 24 hingga 26 Juli 2026. Kami bangga karena di tengah berbagai keterbatasan, Papua Tengah memiliki banyak atlet e-sport berbakat yang mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto.

Ia juga berharap turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet e-sport di Papua Tengah sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan prestasi di bidang olahraga elektronik.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperlihatkan semangat kerja sama selama pertandingan berlangsung.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Prestasi yang diraih hari ini merupakan hasil dari kerja keras dan latihan yang telah dilakukan. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang, tetap rendah hati, dan menjadi teladan, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan,” kata Brigjen Pol. Jermias Rontini.

Kapolda juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil turnamen sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan pada kompetisi berikutnya.

“Kalah dalam sebuah turnamen bukanlah akhir dari segalanya. Teruslah berlatih, perbaiki strategi, dan persiapkan diri lebih baik lagi untuk kesempatan berikutnya. Saya yakin Papua Tengah memiliki potensi besar melahirkan atlet e-sport berprestasi,” ujarnya.

Menurut Kapolda, penyelenggaraan turnamen Mobile Legends tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara Polri, pelajar, mahasiswa, dan komunitas e-sport, sekaligus membangun karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Secara khusus, Brigjen Pol. Jermias Rontini memberikan pesan kepada tim asal Mimika yang berhasil menjadi juara dan akan mewakili Papua Tengah pada kejuaraan tingkat Mabes Poakan

“Persiapkan diri sebaik mungkin. Meskipun Papua Tengah merupakan provinsi yang masih baru, kita harus mampu menunjukkan bahwa atlet-atlet kita siap bersaing di tingkat nasional. Keikutsertaan ini sudah menjadi sebuah kebanggaan sekaligus langkah awal untuk membuktikan kualitas e-sport Papua Tengah,” tegasnya.

  1. Kapolda menambahkan, turnamen Mobile Legends dalam rangka Hari Bhayangkara akan menjadi agenda rutin Pekan Olahraga Polri setiap tahun sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan atlet e-sport sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk berprestasi.

Berdasarkan hasil pertandingan, juara pertama dan juara kedua diraih oleh tim asal Mimika, sedangkan juara ketiga berhasil diraih oleh tim asal Nabire. Tim juara pertama selanjutnya akan mewakili Polda Papua Tengah pada Kejuaraan Mobile Legends tingkat Mabes Polri yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026 di Jakarta.

Dengan ditutupnya turnamen tersebut, Kapolda Papua Tengah berharap semangat kompetisi yang sehat dan budaya sportivitas terus tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga e-sport dapat menjadi salah satu wadah pembinaan prestasi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

(ALVI)

Pemprov Papua Tengah Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Berbasis Data

0

Globalpapua.id, Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bertema “Sinergi Pemerintah Daerah dengan Pelaku Usaha dalam Mendukung Pengendalian Inflasi Daerah” di Gedung Kantor Gubernur Papua Tengah. Rapat yang dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah, pelaku usaha, petani, dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menyusun kebijakan pengendalian inflasi yang berbasis data riil, khususnya terhadap komoditas pangan seperti cabai, telur, daging sapi, dan beras. Kamis (9/7/2026).

Silwanus Sumule menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus diawali dengan ketersediaan data yang akurat mengenai kebutuhan, produksi, hingga distribusi komoditas pangan.

“Kita ingin ke depan memiliki basis data yang kuat. Berapa kebutuhan cabai di Nabire, berapa produksinya, bagaimana distribusinya hingga ke pasar, semua itu harus diketahui. Segala kebijakan yang kita buat harus berbasis data,” ujar Silwanus.

Ia menambahkan, hasil rapat tersebut diharapkan melahirkan langkah intervensi yang jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.

Menurut Silwanus, arahan tersebut sejalan dengan perhatian Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, terhadap penguatan sektor pangan lokal. “Bapak Gubernur sangat perhatian terhadap hal-hal seperti ini. Program prioritas dari Bapak Gubernur mengarah pada bagaimana mempersiapkan para petani lokal kita agar mampu berproduksi dengan baik.

Kita ingin kebutuhan pangan masyarakat dipenuhi dari produksi sendiri sehingga petani dan peternak kita semakin sejahtera,” kata Silwanus. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha mampu menghasilkan kebijakan yang efektif untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendukung program penanganan stunting dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

(Red)

MOST COMMENTED

- Advertisement -