Globalpapua.id, Nabire (Papua Tengah) – Pelarian AD alias Ance Dwitau berakhir di tangan aparat kepolisian. Terduga pelaku penganiayaan dan percobaan pemerkosaan di Kampung Wanggar Makmur ini berhasil diringkus oleh tim gabungan Satreskrim Polres Nabire dan Polsek Nabire Barat pada Minggu (21/6/2026) siang.
Penangkapan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Nabire, dengan dukungan penuh dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta personel Polsek Nabire Barat. AD ditangkap berdasarkan laporan polisi yang masuk sejak 8 Juni lalu.
Peristiwa kelam yang menimpa seorang perempuan berinisial OK (Ibu Ona) terjadi pada Senin, 8 Juni 2026 pagi, di Perumahan Guru SMP Negeri 5 Wanggar.
Pagi itu, korban yang hendak mandi masuk ke kamar sebelah untuk mengambil pakaian. Namun, ia dikejutkan oleh keberadaan AD yang sudah bersembunyi di dalam kamar sambil memegang senjata tajam.
Secara beringas, pelaku mendorong korban ke atas kasur dan mencoba melancarkan aksi bejatnya. Tak tinggal diam, Ibu Ona melakukan perlawanan sengit. Duel pun tak terhindarkan hingga membuat senjata tajam yang dibawa pelaku justru melukai tangan pelaku sendiri. Meski terus diancam, keberanian korban berhasil menggagalkan niat jahat AD.
Setelah melakukan penyelidikan intensif selama hampir dua pekan, polisi akhirnya berhasil mengendus keberadaan AD di Kampung Wanggar Makmur dan langsung melakukan penangkapan tanpa perlawanan berarti.
“Proses penangkapan berjalan aman dan terkendali hingga pukul 13.00 WIT. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tulis keterangan resmi pihak kepolisian.
Polres Nabire menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor jika melihat atau mengalami tindakan kriminal serupa di lingkungan mereka.
(Abira)
















