/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Halaman Bandara Lama Nabire, Senin (24/8/2026).

Langkah strategis lintas sektoral ini dilaksanakan guna merespons ancaman puncak musim kemarau El Niño yang diprakirakan BMKG berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Apel ini dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Si. yang mewakili Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol.

Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. selaku Ketua Satgas Karhutla Papua Tengah. Kegiatan ini diikuti secara terpadu oleh jajaran TNI-Polri, ASN Pemprov Papua Tengah, Forkopimda, BPBD, BMKG, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga pihak sektor swasta.

Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Gustav Urbinas menjelaskan bahwa jajarannya bersama instansi terkait telah mengambil langkah cepat untuk mengamankan wilayah dari ancaman karhutla.

“Polda Papua Tengah sudah bersinergi kolaborasi dengan TNI dari Korem 173, Pemprov Papua Tengah, Satpol PP, BPBD, Damkar, dan Kesehatan. Ada sekitar 350 personel yang kita gerakkan setiap harinya secara bergantian, diperkuat kendaraan angkut personel, ambulans, serta 5 unit armada pemadam kebakaran,” ujar Kombes Pol Gustav.

Ia menambahkan, perkuatan difokuskan pada dua sektor utama, yakni Nabire Barat dan Kimi, dengan pos penanganan di Polsek Nabire Barat dan Satbrimob Polda Papua Tengah guna menyisir titik api dan mengintensifkan patroli terpadu.

Menghadapi potensi musibah yang ada, Polda Papua Tengah bersama Pemprov mengetuk kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat, pemangku adat, dan pelaku usaha agar menghentikan praktik pembakaran lahan demi menghindarkan daerah dari ancaman krisis kesehatan serta bencana lingkungan.

Harapan besar disematkan agar keterpaduan Satgas Karhutla ini terus disempurnakan dan bergerak makin solid di lapangan, sehingga langkah pencegahan dapat menjadi benteng kokoh yang memastikan Provinsi Papua Tengah senantiasa aman, asri, dan terbebas dari ancaman bahaya karhutla di masa mendatang.

(Alvi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini