/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, Nabire (Papua Tengah) – Pemerintah Kabupaten Nabire bersama Kodim 1705/Nabire bergerak cepat menanggulangi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tim gabungan menerjunkan personel untuk melakukan survei pemetaan titik sumber air bersih guna pembuatan sumur bor bagi warga terdampak.

Survei penentuan titik sumber air ini dipimpin langsung oleh Danramil 1705-01/Nabire, Kapten Infanteri Lasabara, berdasarkan arahan Dandim dan petunjuk Bupati Nabire.

Fokus utama penanganan kali ini menyasar wilayah Distrik Nabire Barat. Tim menyisir lima titik lokasi prioritas yang ditempatkan di fasilitas umum, mulai dari Waroki, SP C, Kampung Gerban Sadu, Bumi Raya, hingga Wadio. Penentuan titik ini turut melibatkan kepala distrik serta para kepala kampung agar manfaatnya dapat diakses secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kapten Lasabara berharap “dengan kegiatan ini dapat memberikan solusi terhadap dampak yang dialami oleh masyarakat terkait dengan adanya kekeringan yang berkepanjangan ini, salah satunya bagian dari dampak El Nino.Diharapkan pembuatan sumur bor dapat mendapatkan titik air yang maksimal yang bisa diakses oleh masyarakat.”Ungkapnya”:.

Setelah tahap survei dan pemetaan lokasi selesai dilakukan, pengerjaan fisik pembuatan sumur bor rencananya akan langsung dimulai pada Senin mendatang. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkrit untuk mengatasi krisis air bersih, sekaligus meringankan beban ekonomi warga yang selama ini harus membeli air tangki akibat kekeringan yang melanda.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini