/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE (Papua Tengah) — Pemerintah daerah menyalurkan bantuan pembuatan satu unit sumur bor yang berlokasi di area Masjid Al-Anshar SP 3, Kampung Wadio, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu (29/8/2026).

Kepala Kampung Wadio, Wartinah, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan air bersih akibat musim kemarau dan dampak fenomena El Nino.

Pemilihan area Masjid Al-Anshar sebagai titik pembuatan sumur bor didasarkan pada luas lahan yang memadai serta kemudahan akses bagi seluruh warga.

Aksesibilitas: Posisi sumur di bagian depan area masjid mempermudah warga Kampung Wadio untuk mengambil air bersih.

Fungsi Utama: Air yang dihasilkan nantinya diperuntukkan bagi kebutuhan harian warga, mulai dari konsumsi, memasak, hingga mandi dan mencuci.

Opsi Alternatif: Apabila titik awal belum menghasilkan sumber air yang optimal, pihak kampung bersama aparat terkait telah menyiapkan opsi pemindahan ke area Balai Desa atau lokasi potensial lainnya sesuai hasil survei Koramil setempa

Selain krisis air bersih, fenomena kemarau panjang ini juga memberikan dampak serius bagi sektor pertanian dan kesehatan masyarakat di wilayah Kampung Wadio.

Sektor Pertanian: Para petani setempat mengalami kegagalan panen total akibat kekeringan yang melanda lahan pertanian.

Kesehatan dan Keluhan Warga: Kabut asap tebal yang menyelimuti kawasan tersebut mulai mengganggu kenyamanan warga, seperti keluhan mata pedih dan sesak napas.

Pengawasan Lingkungan: Pihak pemerintah kampung terus melakukan penelusuran untuk memastikan titik sumber asap, meski hingga saat ini belum ditemukan titik pembakaran di dalam wilayah Kampung Wadio.

Pemerintah Kampung Wadio berharap program bantuan air bersih ini dapat berjalan lancar sehingga mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini