Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Polda Papua Tengah Petakan 134 Titik Panas Karhutla, Penyelidikan Pidana Pembakaran Mulai Membidik Korporasi

0

Globalpapua.id, NABIRE — Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini memaparkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Rapat Dengar Pendapat di Kantor DPR Papua Tengah, Nabire, yang dihadiri jajaran Pemprov Papua Tengah, TNI, BMKG, dan legislatif setempat. Kamis (27/8/2026).

Berdasarkan pemantauan terbaru, terdeteksi sebanyak 134 hotspot (titik panas) yang tersebar di tujuh kabupaten, dengan konsentrasi tertinggi berada di Nabire (47 titik) dan Paniai (41 titik), sementara Satuan Tugas Operasi Aman Nusa II telah memadamkan api di 47 titik kebakaran serta mengintensifkan sosialisasi dua shift saban hari.

Guna mempercepat proses pemadaman di lapangan yang kerap terkendala medan ekstrem, pihak kepolisian kini telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik sumber air serta mengerahkan personel gabungan dari Ditlantas, Ditbinmas, hingga satuan di tingkat polres.

“Kami telah mengerahkan personel untuk sosialisasi dan imbauan rutin pagi dan sore, sekaligus memetakan sumber air guna mempermudah pengisian armada pemadam saat terjadi kebakaran,” kata Kapolda Rontini.

Di samping langkah korektif dan penanganan teknis, Polda Papua Tengah menegaskan tak segan memproses hukum pihak-pihak yang sengaja membakar lahan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana pendukung di kawasan tersebut.

“Selain pemadaman, kami juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelaku pembakaran; ada beberapa perorangan maupun korporasi yang saat ini masih kami dalami keterlibatannya,” tutup Brigjen Pol Jermias.

(Alvi)

RDP Bahas Karhutla El Nino, Pemprov Papua Tengah Tegaskan: “Sinergi Bersama, Cegah Titik Api Baru”

0

Globalpapua.id, NABIRE — Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) intensif di Ruang AKD DPRPT.

Rapat koordinasi ini difokuskan untuk memantapkan strategi tanggap darurat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat cuaca ekstrem El Nino yang melanda wilayah Nabire, Paniai, Deiyai, hingga Puncak Jaya. Kamis (27/8/2026).

Hadir memimpin delegasi pemerintah daerah mewakili Gubernur Meki Fritz Nawipa, Asisten III Setda Papua Tengah Viktor Fun menyampaikan pesan kuat Pemprov untuk keselamatan lingkungan Papua Tengah:

“Kunci utamanya adalah kolaborasi. Melalui sinergi rapat dan aksi nyata bersama masyarakat, kita pastikan tidak ada lagi titik api baru di tanah Papua Tengah.”

Aksi Nyata Pemprov Papua Tengah di Lapangan:

1. Tim Gabungan Siaga 24 Jam: Personel BPBD, DLHKP, bersama TNI-Polri disiagakan penuh di posko dan jalur darat untuk penanganan cepat di area rawan.

2. Tembus Jalur Udara ke Titik Terpencil: Pemprov bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan maskapai penerbangan guna mengupayakan pemadaman udara (water bombing) ke kawasan pedalaman yang sulit dijangkau armada darat.

3. Edukasi & Pencegahan Mandiri: Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan demi melindungi udara bersih dan kesehatan bersama.

Melalui RDP ini, Pemprov Papua Tengah berharap koordinasi lintas sektor antara eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan semakin solid dalam memetakan serta mengeksekusi penanganan Karhutla di lapangan secara cepat dan efisien. Di saat yang sama, momentum ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan membebaskan Papua Tengah dari ancaman bahaya kabut asap.

(Alvi)

Perkuat Integrasi Layanan Primer, Dinkes Papua Tengah Evaluasi Kinerja 8 Puskesmas Percontohan

0

Globalpapua.id, NABIRE — Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah bergerak cepat memastikan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat paling dasar berjalan maksimal. Lewat kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Integrasi Layanan Primer (ILP) pada 26–29 Agustus 2026, tim Dinkes mendatangi 8 Puskesmas percontohan yang tersebar di 8 kabupaten se-Papua Tengah. Kamis (27/8/2026).

Langkah ini merupakan kelanjutan dari pelatihan On the Job Training (OJT) yang digelar awal tahun. Fokusnya jelas: memastikan layanan kesehatan berbasis siklus hidup mulai dari bayi hingga lansia bisa diakses dengan cepat, efisien, dan ramah oleh seluruh warga.

Atas arahan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus Chan, tim Monev memeriksa langsung kesiapan di lapangan. Mulai dari keandalan sarana dan prasarana, kesiapan tenaga medis, hingga kerapian tata kelola pencatatan medis.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Papua Tengah, Yan Tenouye, S.KM., menekankan bahwa peninjauan ini bukan sekadar formalitas.

“Monev ini kami lakukan untuk melihat sejauh mana ilmu dari OJT benar-benar diterapkan di Puskesmas. Dari sini, kami bisa memetakan kendala nyata di lapangan agar penguatan layanan kesehatan ke depan makin tepat sasaran,” ungkap Yan Tenouye.

Adapun 8 Puskesmas yang ditinjau meliputi Puskesmas Topo, Wanggar, Moanemani, Waghete, Enarotali, Bilogai, Sinak, dan Mulia. Lewat pemantauan ini, Puskesmas didorong untuk tidak lagi pasif menunggu pasien, melainkan aktif menjangkau masyarakat.

Melalui evaluasi menyeluruh ini, Dinkes Papua Tengah optimistis dapat melahirkan rekomendasi terbaik agar seluruh Puskesmas di wilayah Papua Tengah segera menerapkan sistem layanan yang terpadu, berkualitas, dan berkelanjutan.

(Red)

DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Rakerda I, Fokus Kawal Potensi Pemuda Hingga Rencana Rakornis

0

Globalpapua.id, PANIAI— Usai menjalankan prosesi pelantikan pengurus, DPD KNPI Provinsi Papua Tengah sukses melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-I.

Forum strategis kepemudaan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Paniai pada Rabu (26/8/2026).

Rapat Kerja Daerah tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Edi Wijaya, dengan didampingi oleh Ketua DPD KNPI Papua Tengah Yustinus Tebai, Sekretaris Clarce Levina Wambrauw, serta Bendahara Betty Goo.

Dalam wawancara seusai pelaksanaan Rakerda, Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Tengah, Yustinus Tebai, menyampaikan capaian serta agenda lanjutan organisasi kepada awak media.

“Jadi, Rakerda ke-1 telah sukses kami laksanakan pada hari ini dengan dihadiri oleh para ketua OKP, Cipayung Plus, serta pengurus organisasi kemasyarakatan lainnya. Kita semua telah menyaksikan bersama bahwa forum ini berhasil membahas seluruh rangkaian program kerja prioritas KNPI Provinsi Papua Tengah,” ujar Yustinus Tebai.

Ia melanjutkan bahwa rancangan program tersebut akan dimatangkan lebih lanjut pada forum berikutnya agar dampaknya dapat dirasakan hingga ke tingkat paling bawah.

“Pembahasan ini nantinya akan kita matangkan lebih lanjut dalam Rapat Kerja Teknis (Rakornis). Kami akan mencari ruang strategis agar seluruh program kerja ini dapat terealisasi dan menggerakkan potensi pemuda di Papua Tengah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga ke tingkat distrik dan basis terbawah. Itulah yang menjadi harapan besar kami. Apabila masih terdapat kekurangan yang belum sempat kami tuntaskan pada Rakerda ke-1 ini, kami berkomitmen untuk menyelesaikannya dalam waktu deka.

Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari seluruh pihak agar agenda Rakornis mendatang dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala,” tambahnya.

Yustinus Tebai juga menjelaskan mengenai skema penataan program kerja serta struktur organisasi yang akan dibagikan ke tiap bidang.

“Intinya, rincian teknis program kerja tersebut akan kita bedah dan sepakati bersama dalam Rakornis. Program-program prioritas yang telah disiapkan oleh DPD I ini akan dibagikan beserta penataan struktur pengurus ke masing-masing bidang. Dengan demikian, setiap bidang dapat menelaah kembali hal-hal apa saja yang perlu ditambah atau dikurangi demi menyempurnakan agenda kerja organisasi,” jelas Yustinus.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Edi Wijaya, memberikan arahan strategis agar pengurus daerah dapat membangun sinergi yang kokoh dengan pemerintah daerah demi kemajuan pemuda setempat.

“Saya sangat berharap kawan-kawan pengurus di Papua Tengah dapat memberikan masukan dan kontribusi pemikiran yang konstruktif kepada Pemerintah Provinsi maupun Gubernur Papua Tengah. Hal ini penting agar kebijakan-kebijakan pembangunan di Provinsi Papua Tengah senantiasa mengedepankan dan memaksimalkan potensi pemuda daerah,” tutur Edi Wijaya.

Ia juga berharap pemerintah daerah membuka ruang kemitraan yang luas bagi KNPI dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

“Kami juga berharap pemerintah daerah memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi DPD KNPI Provinsi untuk turut menjalankan program-program pemerintahan, sekaligus memberikan mandat kepercayaan kepada kawan-kawan pemuda agar dapat hadir lebih dekat dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Alvi)

Pemerintah Salurkan Bantuan Alat Pembukaan Lahan untuk Kelompok Tani Kampung Sanoba

0

Globalpapua.id, Nabire, (Papua Tengah)— Kepala Suku Moora, Donatus Sembor, menerima bantuan peralatan pembukaan lahan dari pemerintah pusat untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Kampung Sanoba, Kabupaten Nabire, Rabu (27/8/2026).

Donatus mengatakan bantuan tersebut akan ia manfaatkan bersama kelompok tani dan kelompok pemuda yang dipimpinnya.

Ia berharap dukungan pemerintah dapat membantu membuka lahan perkebunan sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi anak-anak muda yang belum memiliki lapangan pekerjaan.

“Saya membentuk kelompok tani dengan tujuan memacu, membina, dan mendidik anak-anak muda yang sementara ini belum memiliki lapangan kerja,” ujar Donatus.

Menurutnya, bantuan peralatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kegiatan pertanian dan memberikan contoh kepada masyarakat di lingkungan yang berada di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala Suku Moora.

Donatus juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya warga Kampung Sanoba.

Bantuan tersebut diberikan secara bertahap. Untuk tahap pertama, pemerintah menyalurkan peralatan yang digunakan untuk membuka dan mengolah lahan.

Sementara pada tahap berikutnya, pemerintah akan memberikan bibit dan kebutuhan pendukung lainnya.

Adapun peralatan yang diterima antara lain mesin babat rumput, gergaji mesin (senso), tangki semprot, cangkul, arit, cairan pembasmi rumput, sepatu bot, serta sejumlah perlengkapan pertanian lainnya.

Donatus berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan aktivitas kelompok tani sekaligus mendorong pemuda di Kampung Sanoba agar lebih produktif melalui kegiatan perkebunan.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat yang sudah membantu kami, khususnya masyarakat Moora yang ada di Kampung Sanoba,” katanya.

Ia menegaskan akan mengarahkan bantuan tersebut untuk mendukung kegiatan kelompok dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

(Septi)

LMA Deiyai Salurkan Selimut Hangat untuk Lansia di Wagete

0

Globalpapua.id, DEIYAI — Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Deiyai menyalurkan bantuan selimut bagi para lanjut usia (lansia) di Kampung Wagete, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua LMA Kabupaten Deiyai, Bernard Pekei, kepada ibu-ibu dan bapak-bapak lansia yang hadir. Langkah ini menjadi wujud perhatian nyata LMA terhadap kelompok rentan yang membutuhkan kehangatan di tengah paparan cuaca dingin malam hari akibat kemarau panjang. Kamis (27/8/2026).

Dalam sambutannya, Bernard Pekei menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan ungkapan kasih dan bentuk penghargaan atas jasa para orang tua yang telah ikut membangun Deiyai. Ia berharap bantuan sederhana tersebut mampu memberikan manfaat serta kenyamanan fisik bagi para penerima.

“Kami dari LMA hanya bisa memberikan sedikit bantuan ini. Semoga selimut ini bisa menghangatkan dan bermanfaat bagi mama-mama dan bapak-bapak. Kami selalu mendoakan agar para orang tua kita senantiasa diberikan kesehatan dan umur yang panjang,” ujar Bernard Pekei.

(Alvi)

Pemprov Hadiri Pelantikan KNPI Di Paniai, Gubernur Meki : “Pemuda Harus Jadi Pelaku Pembangunan, Bukan Penonton”

0

Globalpapua.id, PANIAI — Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi menghadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah yang berlangsung khidmat di Kabupaten Paniai.

Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Staf Ahli II), Herman Kayame, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk menyatukan pemuda serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di seluruh delapan kabupaten. Rabu (26/8/2026).

Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menitipkan pesan strategis bagi pengurus yang baru dilantik, mulai dari menjaga persatuan, menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, memperhatikan pemuda di daerah terpencil dan kampung, menjauhi minuman keras serta narkoba, hingga menjadi mitra pemerintah yang kritis dan konstruktif.

Kehadiran KNPI hingga ke tingkat distrik dan kampung diharapkan mampu menggerakkan potensi generasi muda di berbagai sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemanfaatan teknologi secara positif.

Melalui momentum pelantikan yang diselenggarakan di Kabupaten Paniai ini sebagai simbol kesetaraan pembangunan di luar Ibu Kota Provinsi.

Gubernur Meki berharap pengurus KNPI yang baru dapat mengemban amanah dengan rendah hati, membangun komunikasi yang inklusif, serta membuktikan kerja nyata tanpa membawa kepentingan pribadi maupun kelompok.

Sinergi yang terbangun antara pemuda, pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga adat diharapkan menjadi pijakan kokoh untuk melahirkan generasi muda Papua Tengah yang cerdas, sehat, kreatif, mandiri, berkarakter, serta siap memimpin di masa depan.

(Red)

Pemprov Papua Tengah Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Lewat Penyusunan RAD PAUD HI

0

Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi membuka Kegiatan Sosialisasi dan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (RAD PAUD HI) di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (26/8/2026).

Langkah ini menjadi komitmen nyata pemprov dalam membangun fondasi kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak masa keemasan (golden age).

Agenda strategis yang didanai melalui hibah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah ini menghadirkan sekitar 50 peserta lintas sektor. Jajaran yang hadir meliputi perwakilan bupati, Bapperinda, OPD teknis dari delapan kabupaten, Pokja Bunda PAUD, serta pemateri dari Kemendikdasmen, Kemendagri, dan UNICEF.

Forum ini bertujuan menyelaraskan langkah serta merumuskan kebijakan partisipatif yang mencakup pemenuhan hak pendidikan, kecukupan gizi, pola pengasuhan, hingga perlindungan anak secara terpadu.

Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Viktor Fun, menyampaikan pentingnya keterpaduan program mengingat tantangan geografis dan akses layanan dasar yang belum merata di wilayah Papua Tengah. Dokumen perencanaan yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Kolaborasi bersama kementerian terkait dan UNICEF ini diproyeksikan dapat menghasilkan payung hukum serta regulasi daerah yang kuat, baik di level provinsi maupun delapan kabupaten.

Melalui keberlanjutan RAD PAUD HI, Pemprov Papua Tengah mendorong seluruh perangkat daerah untuk menanggalkan pola kerja ego-sektoral. Sinergi yang terukur ini menjadi pijakan bersama dalam mencetak generasi muda Papua Tengah yang sehat, cerdas, ceria, terlindungi, dan berdaya saing tinggi.

(Alvi)

Pemprov Hadiri Pelantikan KNPI Di Paniai, Gubernur Meki : “Pemuda Harus Jadi Pelaku Pembangunan, Bukan Penonton”

0

Globalpapua.id, PANIAI — Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi menghadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah yang berlangsung khidmat di Kabupaten Paniai.

Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Staf Ahli II), Herman Kayame, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk menyatukan pemuda serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di seluruh delapan kabupaten. Rabu (26/8/2026).

Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menitipkan pesan strategis bagi pengurus yang baru dilantik, mulai dari menjaga persatuan, menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, memperhatikan pemuda di daerah terpencil dan kampung, menjauhi minuman keras serta narkoba, hingga menjadi mitra pemerintah yang kritis dan konstruktif.

Kehadiran KNPI hingga ke tingkat distrik dan kampung diharapkan mampu menggerakkan potensi generasi muda di berbagai sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemanfaatan teknologi secara positif.

Melalui momentum pelantikan yang diselenggarakan di Kabupaten Paniai ini sebagai simbol kesetaraan pembangunan di luar Ibu Kota Provinsi.

Gubernur Meki berharap pengurus KNPI yang baru dapat mengemban amanah dengan rendah hati, membangun komunikasi yang inklusif, serta membuktikan kerja nyata tanpa membawa kepentingan pribadi maupun kelompok.

Sinergi yang terbangun antara pemuda, pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga adat diharapkan menjadi pijakan kokoh untuk melahirkan generasi muda Papua Tengah yang cerdas, sehat, kreatif, mandiri, berkarakter, serta siap memimpin di masa depan.

(Red)

Kepala Suku Moora Salurkan Sembako Bantuan Pusat, Ajak Warga Cegah Karhutla

0

Globalpapua.id NABIRE, (PAPUA Yruhs– Kepala Suku Moora, Donatus Sembor, menyalurkan bantuan sembako dari pemerintah pusat kepada masyarakat di wilayah Moora, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (25/8/2026).

Donatus menyerahkan bantuan tersebut secara langsung kepada warga dalam kegiatan yang berlangsung di Sanoba. Penyaluran sembako ini sekaligus menjadi momentum bagi tokoh masyarakat untuk mengajak warga memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

Donatus mengatakan bantuan pemerintah merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat. Karena itu, ia meminta warga menerima bantuan tersebut dengan rasa syukur dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan.

“Jangan melihat besar atau kecilnya bantuan, banyak atau sedikitnya. Apa yang diberikan pemerintah harus kita syukuri dan kita manfaatkan dengan baik,” ujar Donatus.

Menurutnya, perhatian pemerintah tidak hanya hadir melalui bantuan sosial, tetapi juga melalui berbagai program yang bertujuan membantu masyarakat.

Karena itu, Donatus mengajak masyarakat menjaga hubungan baik serta membangun kebersamaan antara pemerintah, tokoh masyarakat dan warga.

Di sisi lain, Donatus memberikan perhatian khusus terhadap kondisi lingkungan Nabire yang menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi mengalami kekeringan.

“Jaga Nabire, bebaskan Nabire dari asap. Bagi masyarakat yang membersihkan kebun atau halaman dan harus menggunakan api, jangan meninggalkan api begitu saja,” katanya”.

Donatus juga mengingatkan para pengendara agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Menurutnya, benda kecil tersebut dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran ketika jatuh di kawasan yang kering.

“Bagi perokok yang berkendaraan roda dua maupun roda empat, jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya

Selain itu, ia menyarankan warga yang hendak membakar sampah atau membersihkan lahan agar mengumpulkan bahan yang akan dibakar di satu lokasi. Warga juga perlu membasahi bagian sekitar lokasi pembakaran untuk mencegah api merambat ke area lain.

“Kalau membakar, pinggirnya disiram air terlebih dahulu supaya api tidak merembet keluar,” jelas Donatus.

Ia menilai pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah, aparat, tokoh masyarakat dan warga harus bergerak bersama untuk mengurangi risiko kebakaran dan dampak asap.

Donatus juga meminta pemerintah memperhatikan kondisi jalur hijau di Nabire. Menurutnya, kawasan hijau memiliki fungsi penting bagi kualitas lingkungan dan menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat.

“Kalau bisa, jalur hijau itu dijaga baik karena itu adalah paru-paru Kota Nabire,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Donatus berharap bantuan sembako dapat membantu kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran warga untuk menjaga lingkungan.

Ia mengajak masyarakat Moora menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan Nabire yang aman, bersih dan bebas dari asap Karhutla.

(Septi)

MOST COMMENTED

- Advertisement -