/2026/01/1767996508503-1.png"/>Polda Papua Tengah Petakan 134 Titik Panas Karhutla, Penyelidikan Pidana Pembakaran Mulai Membidik Korporasi
/2026/01/1767996508503-1.png"/>Globalpapua.id, NABIRE — Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini memaparkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Rapat Dengar Pendapat di Kantor DPR Papua Tengah, Nabire, yang dihadiri jajaran Pemprov Papua Tengah, TNI, BMKG, dan legislatif setempat. Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan pemantauan terbaru, terdeteksi sebanyak 134 hotspot (titik panas) yang tersebar di tujuh kabupaten, dengan konsentrasi tertinggi berada di Nabire (47 titik) dan Paniai (41 titik), sementara Satuan Tugas Operasi Aman Nusa II telah memadamkan api di 47 titik kebakaran serta mengintensifkan sosialisasi dua shift saban hari.
Guna mempercepat proses pemadaman di lapangan yang kerap terkendala medan ekstrem, pihak kepolisian kini telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik sumber air serta mengerahkan personel gabungan dari Ditlantas, Ditbinmas, hingga satuan di tingkat polres.
“Kami telah mengerahkan personel untuk sosialisasi dan imbauan rutin pagi dan sore, sekaligus memetakan sumber air guna mempermudah pengisian armada pemadam saat terjadi kebakaran,” kata Kapolda Rontini.
Di samping langkah korektif dan penanganan teknis, Polda Papua Tengah menegaskan tak segan memproses hukum pihak-pihak yang sengaja membakar lahan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana pendukung di kawasan tersebut.
“Selain pemadaman, kami juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelaku pembakaran; ada beberapa perorangan maupun korporasi yang saat ini masih kami dalami keterlibatannya,” tutup Brigjen Pol Jermias.
(Alvi)

