Globalpapua.id, Nabire – Polres Nabire menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolres Nabire yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR., didampingi Wakapolres Kompol Piter Kendek, Kasat Reskrim, dan Kasat Intelkam Polres Nabire.
Dalam konferensi pers tersebut, polisi menampilkan barang bukti berupa puluhan sepeda motor berbagai jenis yang berhasil diamankan, beserta sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan para pelaku saat menjalankan aksinya. Rabu (15/7/2026).

Kapolres Nabire mengungkapkan sebanyak 14 tersangka telah ditetapkan dalam kasus tersebut dan kini telah memasuki tahap penyidikan. Para tersangka berusia antara 17 hingga 30 tahun dan sebagian besar berdomisili di luar Kabupaten Nabire. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pencurian kendaraan bermotor paling banyak terjadi di wilayah BMW serta Siriwini, khususnya Putaran I dan Putaran II.
Menurut AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, meningkatnya aktivitas kriminal merupakan salah satu dampak berkembangnya Nabire sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Karena itu, Polres Nabire akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Nabire dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kami akan terus bertindak cepat dan tegas terhadap setiap pelaku tindak pidana, khususnya kejahatan 3C yang meresahkan masyarakat. Tidak ada ruang bagi pelaku kriminal di wilayah hukum Polres Nabire,” tegas Kapolres Tatiratu.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Khusus Polda Papua Tengah, khususnya Timsus Regu II, yang telah bersinergi bersama Unit Resmob Satreskrim Polres Nabire hingga kasus tersebut berhasil diungkap.

Salah satu korban, Farli Adam, mengaku bersyukur setelah sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang hilang sejak tahun 2024 akhirnya berhasil ditemukan. Motor tersebut sebelumnya dipinjam oleh sepupunya, namun kemudian hilang dan tidak pernah kembali.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Nabire yang telah bekerja keras hingga motor saya akhirnya ditemukan. Kinerja Resmob Polres Nabire sangat luar biasa. Semoga Tuhan memberkati seluruh personel yang telah mengungkap kasus ini,” ujar Farli Adam.

Menutup konferensi pers, Kapolres mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan pengamanan tambahan pada kendaraan, serta segera melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. Ia menegaskan sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire tetap aman dan kondusif.
(Alvi)


















