Nabire – Kabupaten Mimika menunjukkan optimisme tinggi dalam mengikuti Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Tahun 2026 Provinsi Papua Tengah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah. Salah satu peserta, Nike Enjeli Rotin Adadikam dari SMK Negeri 6 Mimika, menyampaikan harapannya agar Kabupaten Mimika dapat meraih prestasi terbaik dalam ajang tersebut. Selain mengikuti Lomba Pameran Budaya dan Dekorasi Stand, kontingen Mimika juga menampilkan tarian kreasi bertema pengobatan anak kepala suku sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Dalam pameran budaya, kontingen Mimika turut memperkenalkan produk unggulan daerah berupa Kopi Amungme Gold. Produk yang dipamerkan terdiri dari Kopi Amungme Gold Arabika dan Kopi Amungme Gold Robusta dalam bentuk kopi bubuk kemasan 250 gram. Kopi Arabika dipasarkan dengan harga Rp250.000 per kemasan, sedangkan Kopi Robusta dijual seharga Rp200.000 per kemasan.
“Harapan kami mengikuti Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2026 ini adalah memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Mimika. Tentunya kami berharap Kabupaten Mimika dapat pulang sebagai juara,” ujar Nike Enjeli Rotin Adadikam.
Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Tahun 2026 Provinsi Papua Tengah menjadi wadah bagi para pelajar dari berbagai kabupaten untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan kekayaan budaya daerah masing-masing.

Nike mengaku bangga dapat mewakili sekolah dan daerahnya dalam festival yang berlangsung di Nabire tersebut.
“Kami datang ke Nabire untuk mengikuti Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Tahun 2026 Provinsi Papua Tengah. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu dengan pelajar dari berbagai daerah, menampilkan kemampuan yang kami miliki, serta memperkenalkan budaya Kabupaten Mimika kepada masyarakat luas,” katanya.
Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antarpelajar serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Papua Tengah.
Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan tetap menjaga nilai-nilai budaya sebagai identitas daerah di tengah perkembangan zaman.















