𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿, ​Nabire (Papua Tengah) – Hangatnya semangat toleransi mulai menyelimuti Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., membawa pesan kesejukan yang mengajak seluruh warga untuk mempererat tali persaudaraan dan menjadikan momen ini sebagai fondasi kedamaian abadi di “Kota Emas.”

​Setelah sukses memastikan ketertiban lewat Operasi Keselamatan di pertengahan Februari, kepolisian kini beralih fokus pada pendekatan hati ke hati. Tujuannya satu: memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, merasakan suasana batin yang tenang dan harmonis.

​Keberagaman Adalah Kekuatan Utama
​Dalam pesannya, AKBP Samuel menekankan bahwa wajah asli Nabire adalah keberagaman yang saling melengkapi. Ia berharap masyarakat dapat menunjukkan wajah Nabire yang ramah, terutama dalam menghormati umat Muslim yang akan menunaikan ibadah puasa.

​”Mari kita jaga kebersamaan kita, kita jaga sinergisitas kita satu dengan yang lain, kita jaga harmoni kehidupan kita di Kabupaten Nabire ini,” ungkapnya dengan nada optimis (18/02/2026).siang.

​3 Pilar Kedamaian Ramadan di Nabire. Untuk mewujudkan Ramadan yang berkesan, Kapolres menitikberatkan pada tiga langkah nyata:
​Sinergi Tanpa Batas: Menggandeng tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat bukan sekadar sebagai mitra, tapi sebagai pelopor kedamaian di lingkungan masing-masing.
​Ruang Toleransi: Menciptakan lingkungan di mana ibadah dapat berjalan khusyuk tanpa mengganggu dinamika sosial masyarakat yang majemuk.
​Keamanan Berbasis Gotong Royong: Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama melalui kepedulian antar tetangga.

​Visi Papua Tengah yang Harmonis Harapannya, Ramadan kali ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Dengan kerja sama yang solid dari seluruh lapisan masyarakat, Nabire siap membuktikan diri sebagai contoh nyata di mana perbedaan justru menjadi pengikat persatuan di tanah Papua Tengah.
(Red/Glob)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini