/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE – Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire menggelar konsolidasi internal. Pertemuan yang berlangsung di Asrama Putra Dogiyai (ASDO) Wonorejo tersebut bertujuan untuk melakukan pembacaan situasi terkini di Dogiyai sekaligus mengonsolidasikan rencana aksi pengecekan aspirasi ke DPR Provinsi Papua Tengah. Kamis (27/8/2026).

Seluruh elemen pelajar, mahasiswa, pemuda, intelektual, dan organisasi kepemudaan (OKP) di Nabire diundang untuk mengawal tuntutan masyarakat terkait penanganan kasus Dogiyai Berdarah.

Ketua Asrama Putra Dogiyai Kota Nabire sekaligus anggota aktif Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Nabire, Marius Petege yang akrab disapa TipeX, menegaskan keberlanjutan agenda pengawalan aspirasi ini. Menurutnya, konsolidasi yang digelar merupakan langkah penting untuk mempertanyakan sejauh mana progres penyelesaian kasus tersebut.

“Hari ini kami melakukan konsolidasi kedua terkait aspirasi yang sempat dimasukkan. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pengecekan ke kantor DPR Provinsi untuk menindaklanjuti sejauh mana progres penanganannya,” ujar TipeX.

Selain menyoroti kelanjutan proses di legislatif, Marius juga menyampaikan pandangannya terkait narasi publik dan penanganan aspirasi korban di media. Ia menegaskan bahwa IPMADO akan terus bergerak dan menyiapkan langkah teknis dalam waktu dekat demi menuntut kejelasan atas aspirasi masyarakat.

“Dalam waktu dekat, kami pasti melakukan pengecekan, baik dalam bentuk long march maupun mendatangi langsung kantor DPR. Konsolidasi di masing-masing asrama terus berjalan untuk mengawal keadilan bagi masyarakat,” pungkas TipeX.

(Alvi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini