Globalpapua.id, NABIRE (Papua Tengah) – Sektor pariwisata bahari Papua Tengah bersiap menyambut primadona baru. Wakil Ketua I DPRK Nabire, Imanuel Rumbewas, menyatakan komitmennya untuk mengawal lomba balap motor laut agar resmi masuk dalam kalender tetap Dinas Pariwisata daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Imanuel saat meninjau langsung keseruan kompetisi balap motor tempel di Pantai Boratei, Distrik Teluk Kimi, Jumat (10/4/2026) siang.
Imanuel menilai, keberanian dan ketangkasan pemuda pesisir Nabire dalam menjinakkan ombak adalah aset daerah yang tak ternilai. Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk memberikan wadah yang terstruktur.
”Kami di legislatif akan mendorong penuh pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata. Kegiatan ini punya potensi besar; selain memunculkan bibit pebalap profesional, ini adalah cara terbaik mempromosikan pesona pantai kita,” tegas Imanuel Rumbewas.

Langkah proaktif Imanuel disambut hangat oleh komunitas lokal. Ketua Komunitas Balap Motor Tempel Nabire, Anis Ponataba, mengakui bahwa selama ini pihaknya bergerak secara swadaya tanpa perhatian serius dari otoritas terkait.
Anis juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Papua Tengah yang turut memberikan perhatian khusus pada hobi masyarakat pesisir ini.
”Kehadiran Bapak Imanuel dan dukungan Bapak Kapolda adalah energi baru bagi kami. Kami ingin membuktikan bahwa dari laut Nabire, bisa lahir prestasi yang membanggakan,” ujar Anis.
Ajang yang berlangsung meriah ini terbukti memberikan dampak ekonomi instan bagi warga Distrik Teluk Kimi. Sepanjang kegiatan, Pantai Boratei bisa berubah menjadi perputaran ekonomi kreatif:
Peningkatan Pendapatan: Masyarakat setempat bisa memanfaatkan ajang lomba balap motor laut tersebut, salah satunya berjualan, penyewaan pondok dan jasa parkir lokal untuk meraup untung dari para pengunjung.

Sport Tourism: Menjadi daya tarik wisatawan domestik yang ingin melihat aksi ekstrem di atas air.
Wadah Positif: Meminimalisir kegiatan negatif pemuda dengan menyalurkan adrenalin di jalur prestasi.
Melalui sinergi antara komunitas, kepolisian, dan dorongan legislatif dari Imanuel Rumbewas, balap motor laut Nabire kini menatap masa depan sebagai festival bahari paling bergengsi di tanah Papua.
(Red)

















