/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE — Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua Tengah menggelar rapat pleno serta rapat koordinasi pengurus lengkap periode 2025–2029 di Guest House, Jalan Merdeka, Nabire, pada Jumat (4/9/2026) sore.

Rapat pleno perdana ini digelar usai diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Kepengurusan dari PASI Pusat. Agenda ini difokuskan pada penataan internal organisasi, pembagian tugas dan fungsi tiap komisi/bidang, serta pembahasan jadwal Persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Papua Tengah untuk periode 2026–2027.

Ketua Umum PASI Provinsi Papua Tengah, Albertus Adii, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa konsolidasi ini penting agar jajaran pengurus dapat segera bekerja efektif dalam membina serta merekrut talenta-talenta muda dari daerah.

“Hari ini, Jumat 4 September 2026, PASI Provinsi Papua Tengah melakukan rapat pleno pertama setelah dibentuk dan diterbitkannya SK Kepengurusan periode 2025–2029. Rapat koordinasi pengurus lengkap ini membahas sejumlah agenda, seperti penataan keorganisasian, tugas dan fungsi komisi/bidang, serta persiapan Kejurda dan Kejurnas Atletik Papua Tengah,” ujar Albertus Adii.

Ia menambahkan, pembinaan akan difokuskan pada berbagai cabang dan nomor atletik unggulan, seperti lari, lempar, dan lompat. PASI Papua Tengah mendorong seluruh pengurus kabupaten di wilayah Papua Tengah untuk segera melakukan rekrutmen atlet di tingkat lokal.

“Program kerja utama kami adalah menyiapkan para atletik di bidang lari, lempar, maupun lompat. Kami berharap kabupaten-kabupaten segera melakukan perekrutan atlet untuk dibina menjadi atlet tingkat provinsi yang siap bertanding di berbagai event,” jelasnya.

Terkait target capaian, Albertus menegaskan komitmen PASI Papua Tengah untuk mencetak atlet berprestasi yang mampu menyumbangkan medali—baik emas, perak, maupun perunggu—di kancah nasional. Namun, pelaksanaan Kejurda dan persiapan menuju ajang yang lebih besar masih menunggu arahan teknis dari KONI Provinsi Papua Tengah.

“Target kami adalah menghasilkan atlet Papua Tengah yang mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa pulang medali emas, perak, maupun perunggu. Semakin cepat Kejurda dilaksanakan tentu semakin baik bagi persiapan atlet. Namun saat ini kami masih menunggu petunjuk dan arahan lebih lanjut dari KONI Provinsi,” pungkas Albertus.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini