/2026/01/1767996508503-1.png"/>

Globalpapua.id, NABIRE – Ancaman cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino kini membayangi wilayah Provinsi Papua Tengah. Menghadapi potensi krisis kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga fenomena embun beku (frost) yang melanda kawasan dataran tinggi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah merespons dengan menginisiasi gerakan doa bersama serentak lintas agama. Rabu (2/9/2026).

Aksi ikhtiar spiritual berskala besar ini diserukan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, melalui pesan video resmi dari ruang kerjanya. Ibadah serentak ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (3/9/2026), mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIT, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang keyakinan.

Pelaksanaan doa bersama dirancang fleksibel menyesuaikan tata cara ritual tiap agama: Umat Islam: Pelaksanaan salat Istisqa dan puasa sunnah. Umat Kristen & Katolik: Peribadatan doa liturgi.  Umat Hindu: Pelaksanaan persembahyangan.                Umat Buddha: Pujabakti dan meditasi.

Kendati memobilisasi gerakan spiritual berskala luas, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa agenda ini tidak boleh melumpuhkan roda pemerintahan maupun roda pelayanan publik.

“Saat ini kita menghadapi kondisi cuaca ekstrem El Nino yang berdampak pada kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta embun beku. Diperlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut,” ungkap Meki. Ia juga menginstruksikan para ASN, “Yang mengikuti kegiatan ini tidak mengganggu disiplin kerja serta pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan secara optimal.”

Melalui imbauan resmi ini, Pemprov Papua Tengah mengajak warga untuk tetap tenang, mempererat tali solidaritas, dan meningkatkan kesiapsiagaan gotong royong dalam memitigasi risiko krisis air bersih maupun ancaman gagal panen. Gerakan ini diharapkan menjadi kekuatan moral bersama agar seluruh rakyat Papua Tengah dilindungi, dikuatkan, serta segera dilimpahi curahan hujan di tengah tantangan iklim yang ada.

(ALVI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini