Globalpapua.id, NABIRE — Kepolisian Resor (Polres) Nabire menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi rencana aksi penyampaian aspirasi oleh Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) se-Meepago pada Sabtu (15/8),Bertempat di Ruang RBP Polres Nabire. Kamis (15/8/2026).

Rapat yang melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, pemerintah daerah, hingga tokoh adat ini menyepakati pengerahan 709 personel gabungan untuk mengamankan sejumlah titik strategis di wilayah tersebut.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi, namun pelaksanaannya harus tetap berada di koridor hukum, Pihaknya memastikan strategi pengamanan di lapangan akan mengedepankan komunikasi dan pendekatan damai.

“Penyampaian aspirasi diharapkan tetap dilakukan secara tertib dan aman. Pola pengamanan akan mengutamakan pendekatan persuasif, humanis, dan terukur guna mencegah benturan serta menjaga situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Samuel.

Dukungan senada disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, yang menekankan krusialnya kolaborasi antara aparat, pemda, dan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan tokoh adat sangat penting agar kegiatan dapat berlangsung aman tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya,” kata Yulianus. Rapat koordinasi berakhir dengan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Nabire agar tetap damai.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini