Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi membuka rangkaian semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Nabire, Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Rakyat Adil dan Makmur”, pembukaan kegiatan diawali dengan jalan santai dan pembagian bendera Merah Putih yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, ASN, hingga masyarakat umum. Sabtu (8/8/2026).
Momentum kick-off ini makin meriah sekaligus berdampak langsung bagi warga lewat hadirnya pameran UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, hiburan rakyat, hingga layanan publik terpadu yang menghadirkan Disdukcapil, BPJS, BUMN, Bank Papua, serta instansi vertikal lainnya dalam satu lokasi.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesra Papua Tengah, Alanthino Wiay, menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan tahun ini dirancang untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat. Berbagai kompetisi side event seperti perlombaan olahraga tradisional, tari Yospan, hingga lomba kecerdasan buatan (AI generatif) digelar hingga 14 Agustus mendatang guna membangkitkan semangat kebersamaan dan menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami ingin peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan panggung kebersamaan yang menghadirkan wujud nyata pelayanan pemerintah di tengah masyarakat. Lewat sinergi pesta rakyat dan pelayanan publik terpadu ini, kita bersama-sama memperkuat persatuan sekaligus mendorong kesejahteraan warga Papua Tengah,” ujar Alanthino.
Rangkaian peringatan akan berlanjut ke agenda utama (main event) mulai dari pengukuhan Paskibraka pada 15 Agustus, Upacara Taptu dan Pawai Obor pada 16 Agustus, hingga puncaknya pada 17 Agustus 2026 melalui Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Malam Resepsi Kenegaraan. Memasuki usia ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, teruntai doa dan harapan agar NKRI senantiasa kokoh, berdaulat, adil, dan sejahtera di seluruh pelosok Nusantara.
Secara khusus bagi Provinsi Papua Tengah, semangat kemerdekaan ini diharapkan menjadi pendorong utama percepatan pembangunan daerah, mempererat tali persaudaraan warga di tanah ‘Gerbang Cenderawasih’, serta membawa kedamaian dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakatnya.
(Alvi)


















