Globalpapua.id, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program BANGKIT (Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh) Papua Tengah yang ditandai dengan pembukaan kegiatan oleh Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa di Aula Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kegiatan bertema Bangkit Bersama Mewujudkan Papua Tengah yang Maju, Sehat, Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera itu dihadiri jajaran pemerintah provinsi, Forkopimda, TNI-Polri, serta mitra pembangunan. Selasa (21/7/2026).
Program ini menjadi strategi pemerintah untuk mempercepat penanganan stunting, kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Bantuan harus tepat sasaran, data tak boleh fiktif,” kata Gubernur Meki.
Menurut Gubernur Meki, BANGKIT dirancang untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan di Papua Tengah, termasuk tingginya angka stunting yang mencapai 32,5 persen dan kemiskinan sebesar 28,9 persen. Namun, ia menegaskan seluruh data penerima manfaat harus diverifikasi agar menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat.
Tahun ini program diterapkan di Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, dan Puncak Jaya, kemudian diperluas menjadi delapan kabupaten pada tahun depan. Pemerintah juga meningkatkan bantuan menjadi Rp 350 ribu per bulan, menjangkau 1.000 anak, membiayai 550 mahasiswa, membantu 58.920 pelajar, serta memperluas jaminan kesehatan melalui Kartu Papua Sehat.
“Pembangunan daerah harus berbasis angka dan data yang akurat agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran,” ujar Meki Nawipa.
Gubernur Nawipa meminta seluruh pemerintah kabupaten membentuk Sekretariat Bersama untuk memastikan pelaksanaan program berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan hingga ke wilayah pedalaman.
Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah berencana menyalurkan bantuan material bangunan guna mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Meki berharap program BANGKIT menjadi fondasi lahirnya generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera. Ia menutup kegiatan dengan doa agar seluruh ikhtiar pembangunan mendapat penyertaan Tuhan Yang Maha Esa serta membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.
(ALVI)



















