Globalpapua.id, NABIRE (Papua Tengah) – Jajaran Satreskrim Polres Nabire melalui Tim Resmob sukses mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. Dalam operasi yang digelar pada Selasa (05/05/2026), polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku beserta barang bukti hasil kejahatan.

Operasi pengungkapan ini dipimpin langsung oleh Bripka Yusring. Berdasarkan informasi intelijen, tim bergerak menuju sebuah bengkel di wilayah Malompo sekitar pukul 12.30 WIT dan berhasil menciduk pelaku pertama berinisial ESR.

Dari hasil pengembangan interogasi, ESR bernyanyi bahwa dirinya tidak bekerja sendiri. Ia melakukan aksinya bersama rekan berinisial LSM. Tak butuh waktu lama, tim langsung bergeser ke wilayah Sanoba Dalam dan berhasil meringkus LSM pada pukul 14.00 WIT tanpa perlawanan.

Para pelaku diketahui menyembunyikan hasil curiannya untuk mengelabui petugas. Berdasarkan pengakuan pelaku, salah satu motor disimpan di rumah kerabatnya di kawasan Putaran 2 Kalibobo. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan dua unit sepeda motor, yaitu:

1 Unit Honda Scoopy (Putih-Merah) dengan          nomor polisi PA 5798 KE.                                1 Unit Honda Beat Street (Hitam).

Kedua motor tersebut dilaporkan hilang di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Jayanti, Kelurahan Bumiwonorejo pada 26 April 2026, dan di Area Kampus STIKES Nabire, Jalan Poros Samabusa pada dini hari 27 April 2026.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mako Polres Nabire untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan para korban untuk segera membuat laporan resmi di SPKT Polres Nabire sebagai dasar penuntutan hukum.

“Polres Nabire akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap segala bentuk tindak pidana demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Nabire,” tegas Kapolres Nabire dalam keterangannya.

Dengan tertangkapnya kedua pelaku ini, diharapkan angka kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Nabire, dapat ditekan secara signifikan.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini