/2026/01/1767996508503-1.png"/>Kapolres Nabire Terjun ke Lokasi Penembakan Lagari II, Evakuasi Korban dari Kobaran Api
/2026/01/1767996508503-1.png"/>๐๐๐๐ฝ๐ผ๐๐๐ผ๐๐๐ผ. ๐๐ฟ, Nabire (Papua Tengah) โ Suasana mencekam menyelimuti Kampung Lagari 2, Distrik Makimi, pada Sabtu sore (21/2/2026). Sebuah insiden penembakan brutal yang disertai pembakaran pos di area camp PT Kristalin mengguncang warga Papua Tengah. Di tengah situasi yang belum stabil, Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengambil langkah berani dengan memimpin langsung operasi evakuasi di garis depan.
โ
โKejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIT ketika laporan warga pecah, mengabarkan adanya serangan bersenjata dan api yang melalap pos keamanan. Tak butuh waktu lama, tim gabungan dari Polres Nabire, Satgas ODC, dan Polda Papua Tengah segera dikerahkan menembus medan menuju TKP.
โ”Kami segera bergerak setelah menerima laporan. Prioritas utama kami adalah mengamankan perimeter dan memastikan keselamatan warga yang berada di sekitar camp,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu.
โMomen Evakuasi: Dua Korban Ditemukan Tragis
โSetibanya di lokasi, pemandangan memilukan menyambut petugas. Di antara puing-puing pos yang masih berasap, ditemukan dua jenazah dalam kondisi hangus terbakar.
โTanpa ragu, Kapolres Nabire turun tangan langsung mengangkat jenazah para korban untuk dievakuasi.
โKondisi Korban: Mengalami luka bakar serius (hangus), sehingga identitas belum dapat dipastikan secara kasat mata.
โTindakan Medis: Kedua jenazah telah dilarikan ke RSUD Nabire untuk proses identifikasi forensik dan uji DNA.
โUntuk mencegah eskalasi konflik, sebanyak 150 personel gabungan (Polri dan TNI) disiagakan di titik-titik rawan, mulai dari area camp hingga wilayah kilometer 50 ke atas. Petugas masih terus melakukan penyisiran untuk menjemput warga yang mungkin masih terjebak di sekitar lokasi.
โPesan Kapolres untuk Masyarakat
โKapolres mengapresiasi keberanian warga yang cepat melapor dan meminta masyarakat untuk tidak termakan provokasi.
“Percayakan sepenuhnya kepada kami. Tim sedang bekerja keras mengungkap pelaku dan motif di balik aksi keji ini,” pungkasnya.
(Red)

