𝙂𝙇𝙊𝘽𝘼𝙇𝙋𝘼𝙋𝙐𝘼. 𝙄𝘿, Nabire (Papua Tengah) – Akselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah ufuk timur Indonesia memasuki babak baru. Pada Rabu (25/2/2026), Polri resmi memulai pembangunan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Pembangunan ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan Polri dalam menjangkau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Fasilitas ini dirancang untuk memastikan anak-anak di pelosok Papua mendapatkan akses nutrisi yang setara dan berkualitas.
Investasi Kemanusiaan Jangka Panjang
Ketua Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire, Marsel Asyerem, menegaskan bahwa proyek strategis ini jauh lebih bermakna daripada sekadar pembangunan infrastruktur fisik.
”Hari ini kita tidak hanya membangun gedung. Kita sedang meletakkan fondasi masa depan bagi anak-anak di Napan agar mereka tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi pemimpin hebat di masa depan,” ujar Marsel dalam sambutannya yang penuh optimisme.
Langkah kolaboratif ini mendapat pengawalan ketat dan dukungan penuh dari berbagai elemen penting di Papua Tengah. Turut hadir dalam seremoni tersebut perwakilan dari:
Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
TNI-Polri (termasuk Kasiter Korem 173/PVB dan Wakapolres Nabire).
Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Adat Papua.
Pemerintah Distrik dan Kampung setempat.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan bahwa isu pemenuhan gizi adalah agenda prioritas bersama untuk meningkatkan standar kesehatan sekaligus memacu prestasi akademik siswa di wilayah Nabire.
Dapur MBG Polri di Distrik Napan diproyeksikan menjadi pilot project (proyek percontohan) nasional dalam percepatan pemenuhan gizi seimbang bagi anak sekolah. Dengan sistem asupan nutrisi yang terukur dan higienis, program ini memiliki tiga target utama:
Menekan angka stunting secara signifikan di wilayah Papua Tengah.
Meningkatkan konsentrasi serta semangat belajar siswa di bangku sekolah.
Representasi kehadiran negara dalam melayani masyarakat tanpa terhalang kendala geografis.
Melalui pembangunan ini, Distrik Napan kini dipersiapkan menjadi titik mula transformasi kesehatan di Papua Tengah, sekaligus menjadi saksi lahirnya generasi emas Indonesia dari ufuk timur.
(Red)


















