Globalpapua.id, NABIRE — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 yang mengusung semangat “81th Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Tim Caretaker Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Nabire menyelenggarakan Lomba Menulis Esai secara gratis dengan total hadiah mencapai Rp10.000.000,00. Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan Membangun Generasi Papua Tengah yang Cerdas, Nasionalis, Kreatif, Bersaing dan Berakhlak”, ajang ini menyediakan lima subtema strategis, yaitu Pendidikan, Sosial Budaya, Lingkungan, Ekonomi, serta Infrastruktur. Jumat (14/8/2026).
Perlombaan terbuka untuk peserta individu maupun kelompok (maksimal dua orang) dari kalangan siswa aktif SMA/sederajat dan mahasiswa (D3/D4/S1). Pendaftaran serta pengiriman karya berlangsung pada 13–17 Agustus 2026, dilanjutkan proses penilaian pada 14–18 Agustus 2026, serta diakhiri dengan Seminar Wawasan Kebangsaan, Pengumuman, dan Penyerahan Hadiah pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Aula RRI Nabire.
Setiap karya yang dikirimkan harus bersifat orisinal, bebas dari unsur SARA, kekerasan, atau pelanggaran hukum, ditulis menggunakan bahasa Indonesia (atau Inggris) yang baik dan benar sesuai kaidah EYD dengan panjang 1.500 hingga 2.000 kata (format kertas A4, font Times New Roman ukuran 12, dan spasi 1,5), di mana para pemenang (Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1 dan 2) masing-masing akan menerima medali beserta uang pembinaan.
Ketua Tim Caretaker DPC GAMKI Nabire, Papua Tengah, Yusuf Simbiak, menegaskan bahwa kegiatan ini digagas sebagai wadah nyata bagi generasi muda di Papua Tengah untuk menyampaikan gagasan, pemikiran, dan kritik konstruktif mengenai pembangunan daerah.
“Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Tim Caretaker Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Nabire menyelenggarakan Lomba Menulis Esai dengan mengangkat tema ‘Semangat Kemerdekaan Membangun Generasi Papua Tengah yang Cerdas, Nasionalis, Kreatif, Berdaya Saing dan Berakhlak’.
Kegiatan ini kami gagas sebagai salah satu ruang bagi generasi muda, khususnya di Papua Tengah, untuk menyampaikan gagasan, pemikiran, dan kritik konstruktif mengenai pembangunan daerah melalui tulisan. Kami ingin momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang mendorong anak muda untuk berpikir kritis, kreatif, dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan Papua Tengah. Karena menurut kami, kemerdekaan juga berarti ketika generasi muda diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan ikut menentukan masa depan daerahnya,” ujar Yusuf Simbiak.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC Barisan Merah Putih (BMP) RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani, turut mengimbau seluruh masyarakat, pelajar, dan mahasiswa untuk menyukseskan kegiatan kolaborasi bersama GAMKI Nabire ini. Ia menegaskan agar generasi muda memanfaatkan fasilitas pendaftaran gratis ini sebaik-baiknya untuk menyampaikan gagasan kritis pada subtema pendidikan, sosial budaya, lingkungan, ekonomi, dan infrastruktur.
Menurutnya, pemuda Papua Tengah harus tampil sebagai subjek aktif dan kontributor nyata pembangunan daerah, bukan sekadar objek. Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah, gereja, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Nabire untuk memberikan dukungan penuh.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, gagasan, dan kontribusi nyata. Dari Nabire, dari Papua Tengah, kita ikut membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkas Permenas.
(ALVI)














