Globalpapua.id, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPR Papua Tengah dalam rapat paripurna di Nabire, Kamis, (30/7/2026).
Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah diaudit, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,126 triliun atau 101,46 persen dari target Rp4,066 triliun, didukung capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menembus Rp601,70 miliar (114,50 persen).
Namun demikian, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp3,781 triliun atau 78,57 persen dari pagu Rp4,812 triliun, di mana belanja modal baru terealisasi 61,92 persen—khususnya pada sektor gedung dan bangunan sebesar 50,00 persen serta jalan, jaringan, dan irigasi sebesar 63,28 persen. Jumat (31/7/2026).
Kondisi tersebut melahirkan surplus anggaran sebesar Rp345,19 miliar dan akumulasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) akhir tahun sebesar Rp1,429 triliun yang bersumber dari penerimaan pembiayaan SiLPA tahun sebelumnya. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa catatan belanja ini menjadi bahan evaluasi serius untuk membenahi proses perencanaan, pengadaan barang dan jasa, hingga percepatan pelaksanaan fisik di lapangan.
“Pertanggungjawaban APBD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk akuntabilitas Pemerintah Daerah kepada DPR Papua Tengah dan seluruh masyarakat atas pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah,” ujar Gubernur Meki.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menekankan pentingnya mengatasi berbagai tantangan pembangunan sebagai provinsi otonom baru, mulai dari keterbatasan infrastruktur, konektivitas antarwilayah, hingga penguatan pelayanan dasar. Pemprov berharap setiap rupiah APBD benar-benar terarah untuk mempercepat pembangunan berkualitas, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta memajukan ekonomi masyarakat adat.
Selain itu, Pemprov juga berharap DPR Papua Tengah dapat membahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ini secara konstruktif demi menghasilkan keputusan terbaik untuk mewujudkan Papua Tengah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
(Alvi)


















